TKI asal Siantar Jonathan Sihotang Terancam Hukuman Mati di Malaysia, KBRI Sediakan Pengacara

TKI asal Siantar Jonathan Sihotang Terancam Hukuman Mati di Malaysia, KBRI Sediakan Pengacara

TKI asal Siantar Jonathan Sihotang Terancam Hukuman Mati di Malaysia, KBRI Sediakan Pengacara
Istimewa
Jonatan Sihotang digiring aparat keamanan. 

TKI asal Siantar Jonathan Sihotang Terancam Hukuman Mati di Malaysia, KBRI Sediakan Pengacara

TRIBUN-MEDAN.COM - Kedutaan Besar Republik Indonesia ( KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia memastikan terus memberikan bantuan hukum terhadap Jonathan Sihotang, 31, (sebelumnya ditulis Jonatan Sihotang, red), tenaga kerja Indonesia asal Pematangsiantar yang terancam hukuman mati di negeri jiran itu.

Hal ini terungkap melalui surat KBRI kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pematangsiantar tertanggal 22 Januari 2019 yang diteken oleh Soeharyo Tri Sasongko selaku Sekretaris Pertama Sekuler KBRI di Kuala Lumpur, Malaysia.

“KBRI melayangkan surat ke kami menyusul surat yang kami layangkan sebelumnya ke sana, 27 Desember 2018 lalu tentang permohonan bantuan hukum kepada Jonathan Sihotang,” kata Parluhutan Banjarnahor dari LBH Pematangsiantar, Rabu (23/1/2019).

Menurut Parluhutan, dalam surat balasan KBRI itu disebutkan, merujuk pada Pasal 18 Jo Pasal 19 huruf b Undang-undang Nomor 37 tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri, Pemerintah RI melalui KBRI Kuala Lumpur akan memberikan perlindungan dan bantuan hukum secara proporsional sesuai dengan peraturan perundang-undangan nasional serta hukum dan kebiasaan internasional. 

Disebutkan juga, KBRI Kuala Lumpur sangat prihatin atas permasalahan hukum yang sedang dihadapi Jonathan Sihotang.

“Terkait hal ini, KBRI Kuala Lumpur dalam balasan surat tersebut menyebut telah memberikan bantuan hukum pada Jonathan Sihotang melalui pendampingan advokat retainer lawyer dari Kantor Hukum Gool and Azura,” jelas Parluhutan.

Karena lokasi kejadian perkara di wilayah Konsulat Jenderal RI Penang, saat ini kasus telah ditangani dan dan dimonitor oleh Satgas Citizen Service KJRI Penang.

“Kami dari LBH akan terus memantau dari Indonesia, agar kasus ini benar-benar ditangani pihak KBRI dengan baik dan cepat, agar terdakwa terpenuhi hak hukumnya sebagai warga negara Indonesia,” tegasnya.

Sebelumnya istri Jonathan, Asnawati boru Sijabat (34), sudah menemui suaminya di penjara Reman, Penang, Malaysia pada Sabtu (14/1/2019).

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved