Penyelam Ini Buktikan ke Bupati PT Aquafarm Tenggelamkan Karung Bangkai Ikan ke Dasar Danau Toba!

Darwin bergerak dari Kota Balige beserta rombongan menaiki kapal cepat menuju lokasi yang dimaksud.

Penyelam Ini Buktikan ke Bupati PT Aquafarm Tenggelamkan Karung Bangkai Ikan ke Dasar Danau Toba!
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Holmes Hutapea mengangkat karung berisi bangkai ikan yang diduga kuat ditenggelamkan PT Aquafarm Nusantara ke dasar Danau Toba, Kamis (23/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.COM, TOBASA - Beberapa hari lalu, Holmes Hutapea bersama Arimo Manurung menghebohkan Kawasan Danau Toba dengan menemukan bangkai ikan yang ditenggelamkan ke dasar Danau Toba diduga kuat dilakukan PT Aquafarm Nusantara.

Menyikapi hal itu, Bupati Tobasa, Darwin Siagian dan Hulman Sitorus serta rombongan lain bersama Polres Tobasa melakukan peninjauan langsung ke Desa Sirukkungon, Kecamatan Ajibata, Tobasa, Kamis (24/1/2019).

Darwin bergerak dari Kota Balige beserta rombongan menaiki kapal cepat menuju lokasi yang dimaksud.

Bertemu di pertengahan Danau, Holmes Hutapea dan warga mengarahkan rombongan bupati ke titik penenggelaman bangkai-bangkai tetsebut.

Temat penenggelaman tersebut berada di Side Sirukkungon, Proyek Toba PT Aquafarm Nusantara. Bangkai-bangkai ikan yang ditenggelamkan ity itu memang berada di Areal PT Aquafarm, persis di depan Pos Aquafarm yang juga tidak jauh dari Gudang dan Keramba Jaring Apung milik asing itu.

Tidak berapa lama setelah tiba, Holmes mengajak Bupati Tobasa dan rombongan diajak Holmes menyaksikan penyelaman yang dia lakukan. Tiba-tiba, satu unit speedboat membawa Direktur Utama PT Aquafarm Nusantara untuk Proyek Tiba, Juan Carlos bersama rombongannya merapat ke pantai.

Juan Carlos menemui Bupati, dan mencoba mengajak Darwin berbincang. Darwin mengatakan, berdasarkan laporan serta kehebohan yang terjadi Pemkab Tobasa sengaja langasung meninjau.

"Kita dengar di sini, ada pembuangan bangkai ikan. Jadi, itu yang mau kita lihat",ujar Darwin.

Juan mengklaim mereka bekerja sesuai dengan Standard Operasional Prosedur (SOP). "Kita punya SOP beda sekali, bukan seperti ini," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved