Kelanjutan Kasus Karung Bangkai Ikan di Dasar Danau Toba, Penjelasan Kasat Reskrim Polres Tobasa

Nelson belum dapat merilis lebih detail perihal kasus tersebut. Menurutya, rangkaian kasus itu sedang dalam proses pendalaman.

Kelanjutan Kasus Karung Bangkai Ikan di Dasar Danau Toba, Penjelasan Kasat Reskrim Polres Tobasa
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Holmes Hutapea mengangkat karung berisi bangkai ikan yang diduga kuat ditenggelamkan PT Aquafarm Nusantara ke dasar Danau Toba, Kamis (23/1/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, TOBASA - Kasus penenggelaman bangkai ikan yang diduga dilakukan PT Aquafarm Nusntara di Desa Sirukkungon belum tuntas.

Kasat Reskrim Polres Tobasa, AKP Nelson Sipahutar mengatakan polisi masih berupaya menyelidiki terkait Penemuan Karung berisi Ikan mati dan batu di dasar Danau toba tersebut.

"Sampai saat ini masih diproses," ujar Nelson kepada Tribun di Tobasa, Senin (28/1/2019).

Terkait pendalaman yang dilkukan saat ini, katanya belum mengarah ke pelaku. Sementara masih ke dumping limbahnya, belum ke tindakan peneggelaman.

Nelson mengtakan, belum dapat merilis lebih detail perihal kasus tersebut. Menurutya, rangkaian kasus itu sedang dalam proses pendalaman.

"Nanti aja pas press releasenya, kami terangkan semua ya," sebutnya.

Baca: Penyelam Ini Buktikan ke Bupati PT Aquafarm Tenggelamkan Karung Bangkai Ikan ke Dasar Danau Toba!

Penyelam, Holmes Hutapea menunjukkan bangkai ikan yang didapatkannya di dasar Danau Toba sekitar area PT Aquafarm Nusantara.
Penyelam, Holmes Hutapea menunjukkan bangkai ikan yang didapatkannya di dasar Danau Toba sekitar area PT Aquafarm Nusantara. (TRIBUN MEDAN/HO)

Sementara itu, Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup, Sondang Lumban Toruan menilai bukti temuan tersebut sudah jelas limbah dumping bukan lagi fokus ke sampling.

"Sebenarnya dengan kesaksian masyarkat dan bukti temuan yang dari danau sudah bisa menjadi petunjuk," tuturnya.

Beberapa waktu lalu, Bupati Tobasa, Darwin Siagian bersama wakilnya Hulman Sitoruss serta sejumlah SKPD dan Polres Tobasa menyanksikan langung proses penyelaman bangkai ikan oleh Holmes Hutapea di Areal PT Aquafarm Side Sirukkungon, pada Kamis 24 Januari 2019.

Bangkai-bangkai ikan tersebut mengakibatkan Danau Toba tercemar dan diduga kuat dilakukan manajemen PT Aquafarm Nusantara.

Halaman
12
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved