Mengenal Lebih Dekat Kampung Naga Tasikmalaya, Desa yang Sangat Asri dan Jauh dari Modernisasi

Di Kampung Naga, kamu akan melihat ratusan pohon eboni, sawah-sawah membentang, dan sungai Ciwulang yang mengalir jernih.

Mengenal Lebih Dekat Kampung Naga Tasikmalaya, Desa yang Sangat Asri dan Jauh dari Modernisasi
Instagram/sharonlohh
Kampung Naga Tasikmalaya, Objek Wisata yang Cocok Bagi Kamu yang Lelah dengan Kehidupan Modern 

Di Kampung Naga, kamu akan melihat ratusan pohon eboni, sawah-sawah membentang, dan sungai Ciwulang yang mengalir jernih.

TRIBUN-MEDAN.com - Lelah dengan hiruk pikuk dunia modern dan teknologinya yang berkembang sangat cepat? Jika iya, mungkin kamu harus 'menyepi' selama beberapa hari di Kampung Naga, Desa Neglasari, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Desa seluas 1,5 hektare ini masih sangat hijau dan tidak terpengaruh modernisasi sama sekali.

Di Kampung Naga, kamu akan melihat ratusan pohon eboni, sawah-sawah membentang, dan sungai Ciwulang yang mengalir jernih.

Meskipun cukup menguras tenaga, tetapi saat menyusuri jalan masuk ke desa, kamu akan dibuat terpukau dengan rumah-rumah bernuansa alam yang terbuat dari bambu, kayu, daun nipah, dan daun palem.

Ada sekitar 300 penduduk yang tinggal di Kampung Naga. Mereka hidup dengan sederhana dan harmonis.

Tidak hanya terhadap sesama penduduk lokal, mereka juga ramah kepada turis domestik maupun asing.

Hidup tanpa listrik dan musik

Di tengah gempuran teknologi yang berkembang pesat, warga Kampung Naga menolak tawaran pemerintah akan fasilitas listrik.

Mereka juga tidak memakai gas LPG dan memasak dengan tungku.

Kegiatan sehari-hari di desa ini dilakukan secara manual.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved