PNS Pernah Terjerat Korupsi Masih Terima Gaji Pensiun, BKD Sebut Tunggu Hasil dari BKN

Saya belum tahu. Nanti kita cari tahu dulu. Kita masih mencari salinan putusan terhadap yang lain.

PNS Pernah Terjerat Korupsi Masih Terima Gaji Pensiun, BKD Sebut Tunggu Hasil dari BKN
Tribun Medan / Tommy Simatupang
Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pematangsiantar Jan Purba saat ditemui di kantornya, kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pematangsiantar Jan Purba mengungkapakan belum menemukan salinan putusan PNS napi korupsi di lingkup Kota Pematangsiantar.

Jan mengatakan untuk PNS napi korupsi yang telah pensiun telah mendapatkan nomor putusan dari Badan Kepegawaian Nasional(BKN).

Namun, katanya belum mendapatkan surat inkrah dari pengadilan.

"Nomornya sudah. Kita kan masih mencari salinannya. Tetapi, untuk pensiunan kita masih nunggu hasil keputusan dari pusat,"katanya via seluler, Selasa (29/1/2019).

Saat disinggung tentang PNS napi Korupsi yang masih di dalam tahanan, Jan belum dapat menjelaskan. Jan mengatakan masih mencari tahu PNS Napi korupsi yang terdata menerima gaji pensiun.

"Saya belum tahu. Nanti kita cari tahu dulu. Kita masih mencari salinan putusan terhadap yang lain," katanya.

Seperti diketahui, adik mantan Wali Kota Siantar Jhonny Arifin Siahaan yang juga mantan bendahara Dinas PU Kota Siantar diputus bersalah melalukan tindak pidana korupsi. Jhonny diputus bersalah tindak korupsi proyek swakelola rehabilitas Dinas PU tahun 2007. Jhonny yang masih di dalam penjara dengan tuntutan 9 tahun membuat kerugian negara mencapai Rp 8,34 miliar.

Namun, nama Jhonny Arifin Siahaan tidak masuk enam PNS Pemko Siantar yang dipecat dengan tidak hormat.

Diketahui ada enam nama PNS yang terjerat kasus korupsi dan dipecat dengan tidak hormat. Ada pun enam tersebut yakni Fatimah Siregar, Bonatua Lubis, Editia Napitupulu, Feri Eva Susanti, Juni Ampera Girsang, dan Junat Marpaung. Sementara lima nama lagi yang juga pernah terjerat kasus korpusi belum mendapatkan pemecatan dan masih menerima gaji pensiun yakni dr Andi Rangkuti, Jhonson Simanjuntak, Paian Siagaian, Viktor Sirait, Jhoni Siahaan, dan Effendi Harahap.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved