Advertorial

Bakti Kominfo untuk Negeri, Siswa-siswi Madrasah di Nias Selatan Dibekali IT dan Kewirausahaan

Santripreneur Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi

Bakti Kominfo untuk Negeri, Siswa-siswi Madrasah di Nias Selatan Dibekali IT dan Kewirausahaan
TRIBUN MEDAN/HO
Santripreneur Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi untuk menyelenggarakan sosialisasi tentang Teknologi Informasi di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Acara yang diselenggarakan di Gedung Pertemuan Hotel Hernelys Teluk Dalam, Rabu (30/1/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, NIAS (30/1/2019) - Santripreneur Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi untuk menyelenggarakan sosialisasi tentang Teknologi Informasi di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.

Gelaran acara yang bertajuk Bakti Kominfo untuk Negeri tersebut mengusung tema Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Guna Menunjang Pembangunan Redesain USO.

Acara yang diselenggarakan di Gedung Pertemuan Hotel Hernelys Teluk Dalam tersebut merupakan tempat keempat setelah sebelumnya diadakan di Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Nias, dan Kabupaten Nias Utara.

Santripreneur Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi untuk menyelenggarakan sosialisasi tentang Teknologi Informasi di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Acara yang diselenggarakan di Gedung Pertemuan Hotel Hernelys Teluk Dalam, Rabu (30/1/2019).
Santripreneur Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi untuk menyelenggarakan sosialisasi tentang Teknologi Informasi di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Acara yang diselenggarakan di Gedung Pertemuan Hotel Hernelys Teluk Dalam, Rabu (30/1/2019). (TRIBUN MEDAN/HO)

Kegiatan ini merupakan upaya Santripreneuer Indonesia bersama pemerintah melalui Bakti Kominfo RI untuk meningkatkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi secara bijak dan optimal. Dewasa ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi khususnya media sosial di Indonesia sangatlah pesat sehingga terbentuk era baru yang sering dikenal dengan era milenial.

Era milenial merupakan era dimana para generasinya tidak bisa lepas oleh sosial media maupun smartphone. Jika generasi milenial tidak diberikan arahan dan kawalan dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, ditakutkan terseret oleh dampak negatif perkembangan TIK seperti berita hoax, fitnah dan ujaran kebencian di media sosial.

 Setelah mengikuti sosialisasi tersebut peserta dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan bijak dan optimal. Teknologi Informasi dan Komunikasi layaknya dua mata pisau, membawa dampak yang sangat positif jika digunakan secara bijak dan optimal misalnya pembelajaran melalui internet atau bahkan wadah untuk berwirausaha. Namun, jika tidak digunakan secara bijaksana, generasi muda akan terseret oleh dampak negatif dari sosial media maupun internet.

Santripreneur Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi untuk menyelenggarakan sosialisasi tentang Teknologi Informasi di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Acara yang diselenggarakan di Gedung Pertemuan Hotel Hernelys Teluk Dalam, Rabu (30/1/2019).
Santripreneur Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi untuk menyelenggarakan sosialisasi tentang Teknologi Informasi di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Acara yang diselenggarakan di Gedung Pertemuan Hotel Hernelys Teluk Dalam, Rabu (30/1/2019). (TRIBUN MEDAN/HO)

Acara ini turut mengundang Bupati Kabupaten Nias Selatan yang dalam hal ini diwakili oleh Bp. Gayus Duha, S.Pd. selaku Asisten 1 Pemerintah Daerah Kab. Nisel, Kepala Kemenag Kabupaten Nias Selatan, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nias Selatan, Kapolres Kab. Nias Selatan, Kapolsek Teluk Dalam, Koramil 12 Teluk Dalam, Camat Teluk Dalam, Lurah Pasar Teluk Dalam dan para guru Madarasah Aliyah, Tsanawiyah dan sekolah terdekat. Acara ini diikuti oleh sekitar 300 peserta yang terdiri dari santri dan warga sekitar.

Acara dimulai pukul 09.30 WIB diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia raya, penampilan nasyid dan sambutan oleh Kepala Madrasah Aliyah Swasta Teluk Dalam, perwakilan dari Santripreneur Indonesia (Mohamad Sobirin, S.Th.I., M.Hum), dan Bp. Gayus Duha, S.Pd. dari Pemerintah Daerah Kab. Nias Selatan.

Sosialisasi dan pelatihan dimulai pukul 10.00 WIB dengan pembicara oleh Dr. Ir. Sudjatmogo, M. Sc (Dewan Penyelaras Usaha Santripreneur Indonesia) dan Noor Wahyudi, SIP (Konsultan dan Praktisi Bisnis).

Dalam pengantarnya, M. Sobirin  menyampaikan bahwa teknologi informasi bagi siswa-siswi mempunyai sisi positif dan negatifnya. Sisi positifnya bisa dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar.

Halaman
12
Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved