Fokus Penyelidikan, Polisi Sita 3 Botol Air Danau Toba dan 1 Botol Air Terkontaminasi Ikan Busuk

Mintar Manurung dan Stafnya Rina Sondang Lumban Toruan sudah diperiksa. Penyelam, Holmes Hutapea juga sudah diperiksa.

Fokus Penyelidikan, Polisi Sita 3 Botol Air Danau Toba dan 1 Botol Air Terkontaminasi Ikan Busuk
Tribun Medan
Penemuan karung berisi ikan busuk di perairan Danau Toba 

TRIBUN-MEDAN.com, TOBASAMOSIR - Terkait kasus temuan bangkai ikan di dasar Danau Toba yang diduga milik PT Aquafarm Nusantara, Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup Tobasa, Sondang Lumban Toruan mengaku sudah diperiksa Polres Tobasa.

Polres Tobasa juga meneriksa saksi pelapor terkait pencemaran dugaan limbah ikan mati ke dasar Danau Toba di Desa Sirungkungon, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa).

"Saya sudah memberikan keterangan kepada Polres Tobasa semalam," ujar Sondang di Tobasa, Rabu (31/1/2019).

Sebelumnya, Kapolres Tobasa, AKBP Agus Waluyo melalui Kasat Reakrim Akp Nelson Sipahutar mengatakan Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Tobasa, Mintar Manurung dan Stafnya Rina Sondang Lumban Toruan sudah diperiksa. Penyelam, Holmes Hutapea juga sudah diperiksa.

Untuk keperluan penyelidikan, Polres Tobasa menyita 3 botol aqua ukuran 600 ml air Danau Toba, dan 1 botol aqua 600 ml air ikan busuk.

Katanya, 3 karung goni ikan yang sudah busuk dan batu dari dasar Danau Toba, 1 goni ikan busuk yang diambil dari dalam tanah sedang didalami Polres Tobasa.

Sampai saat ini, pelaku juga belum ditetapkan, dan masih dalam proses lidik.

Sementara itu, Kabid Lingkungn Hidup menilai bukti temuan tersebut sudah jelas limbah dumping bukan lagi fokus ke sampling.

"Sebenarnya dengan kesaksian masyarkat dan bukti temuan yang dari danau sudah bisa menjadi petunjuk," tuturnya.

Beberapa waktu lalu, buapati Tobasa, Darwin Siagian bersama wakilnya Hulman Sitoruss serta sejumlah SKPD dan Polres Tobasa menyanksikan langung proses penyelaman bangkai ikan oleh Holmes Hutapea di Areal PT Aquafarm Side Sirukkungon, pada Kamis 24 Januari 2019.

Bangkai-bangkai ikan tersebut mengakibatkan Danau Toba tercemar dan diduga kuat dilakukan manajemen PT Aquafarm Nusantara.

Tempat penenggelaman tersebut berada di Side Sirukkungon, Kecamatan Ajibata Kabupaten Tobasa, Proyek Toba PT Aquafarm Nusantara.

Bangkai-bangkai ikan yang ditenggelamkan itu memang berada di Areal PT Aquafarm, persis di depan Pos Aquafarm yang juga tidak jauh dari Gudang dan Keramba Jaring Apung milik asing itu.

Beberapa hari belakangan sejak kekadian, Afrizal Humas PT Aquafarm belum bisa menjawab perihal tudingan ditemukannya bangkai ikan yang ditenggelamkan di Areal PT Aquafarm Nusantara.

(jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved