Polres Tobasa Diminta Fokus Tindakan Penenggelaman Karung-karung Bangkai Ikan, Bukan Sampel Air!

Sutrisno Pangaribuan menganjurkan agar Polisi fokus pada tindakan penenggelaman. Soal sampel air, cukup urusan Dinas Lingkungan Hidup.

Polres Tobasa Diminta Fokus Tindakan Penenggelaman Karung-karung Bangkai Ikan, Bukan Sampel Air!
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Bupati Tobasa, Darwin Siagian menunjukkan bangkai ikan hasil selaman Holmes Hutapea yang ditemukan di Dasar Danau Toba berdekatan areal PT Aquafarm Nusantara, Desa Sirukkungon, Kecamatan Ajibata, Tobasa. 

MEDAN, TRIBUN.com ,TOBASA - Polres Tobasa maaih terus mendalami soal kasus penenggelaman bangkai ikan yang diduga dilakukan PT Aquafarm Nusantara.

Kepala Bidang Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup Tobasa, Sondang Lumban Toruan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tibasa, Mintar Manurung sudah diperiksa.

Dalam pemeriksaan tersebut, Untuk keperluan penyelidikan, Polres Tobasa menyita 3 botol aqua ukuran 600 ml air Danau Toba, dan 1 botol aqua 600 ml air ikan busuk. Lalu, 3 karung goni ikan yang sudah busuk dan batu dari dasar Danau Toba, 1 goni ikan busuk yang diambil dari dalam tanah sedang didalami Polres Tobasa.

"Sedang kita dalam dan periksa saksi-saksi",ujar Kasat Reskrim AKP Nelson Sipahutar di Tobasa, Kamis (30/1/2019).

Polres Tobasa juga meneriksa saksi pelapor terkait pencemaran dugaan limbah ikan mati ke dasar Danau Toba di Desa Sirungkungon, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), yang diduga dilakukan oleh PT AN.

"Saya sudah memberikan keterangan kepada Polres Tobasa semalam",ujar Sondang di Tobasa, Rabu (31/1/2019).

Namun, sampai saat ini, pelaku juga belum ditetapkan, dan masih dalam proses lidik.

Sementara itu, Kabid Lingkungn Hidup menilai bukti temuan tersebut sudah jelas limbah dumping bukan lagi fokus ke sampling.

"Sebenarnya dengan kesaksian masyarkat dan bukti temuan yang dari danau sudah bisa menjadi petunjuk",tuturnya.

Beberapa waktu lalu, buapati Tobasa, Darwin Siagian bersama wakilnya Hulman Sitoruss serta sejumlah SKPD dan Polres Tobasa menyanksikan langung proses penyelaman bangkai ikan oleh Holmes Hutapea di Areal PT Aquafarm Side Sirukkungon, pada Kamis 24 Januari 2019. Bangkai-bangkai ikan tersebut mengakibatkan Danau Toba tercemar dan diduga kuat dilakukan manajemen PT Aquafarm Nusantara.

Halaman
12
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved