Bosan Jadi Akuntan, Norita Chai Pilih Profesi Barista Sampai Belajar ke Negeri Kangguru

Profesi sebagai barista tak banyak dilirik oleh kaum hawa. Barista masih lekat dengan imaji maskulin.

Bosan Jadi Akuntan, Norita Chai Pilih Profesi Barista Sampai Belajar ke Negeri Kangguru
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Head Barista Coffeenatics, Norita Chai di Coffeenatics di Jalan Teuku Cik Ditiro No.8k, Madras Hulu, Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Profesi sebagai barista tak banyak dilirik oleh kaum hawa. Barista masih lekat dengan imaji maskulin.

Namun bagi Norita Chai bukan tidak mungkin seorang perempuan menggeluti profesi ini. Ia pun telah membuktikannya. Cita rasa kopi hasil racikannya pun tak kalah enak dengan yang dibuat para barista lainnya.

Diakui Head Barista Coffeenatics, Norita Chai, pilihan profesinya sebagai barista karena ia merasa profesi sebagai barista adalah sebuah passion. Passion adalah sesuatu yang tidak pernah bosan untuk melakukannya.

Sebelum menjadi seorang barista,  Norita sempat berkerja di kantoran selama empat tahun lamanya.

"Dulu saya kuliah jurusan akuntansi perpajakan di Universitas Methodist Indonesia, Medan. Setelah tamat kuliah, saya bekerja sebagai akuntan selama beberapa tahun dan sampai pada satu titik dimana saya merasa bosan bekerja di kantor," ucap Norita.

Beberapa kali, Norita pergi ke Australia membuatnya kagum dengan budaya kopi negara kangguru itu. 

"Kebetulan karena dulu, saya sempat beberapa kali ke Australia, terus saya kagum dengan kultur coffee mereka, jadi saya dan partner saya, Haris Hartanto mikir kenapa kita tidak buka coffee shop di Medan, seperti yang ada di Melbourne," ujar Norita.

Head Barista Coffeenatics, Norita Chai di Coffeenatics di Jalan Teuku Cik Ditiro No.8k, Madras Hulu, Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara.
Head Barista Coffeenatics, Norita Chai di Coffeenatics di Jalan Teuku Cik Ditiro No.8k, Madras Hulu, Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Maka sejak Oktober 2015, Norita bersama partnernya membuka Coffeenatics di Jalan Teuku Cik Ditiro No.8k, Madras Hulu, Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara.

Norita mengatakan tugas seorang barista tak hanya membuat minuman, dan tak juga sekedar keren-kerenan membuat kopi. Tapi, seorang barista harus bisa sharing pengetahuan dan pengalaman tentang kopi.

"Barista itu bukan cuma buat minuman, tapi banyak sekali yang bisa kita sharing kepada customer misalnya tentang experience coffee kita, knowledge kita tentang kopi dan lainnya. Barista itu bisa sharing pengalaman, pengetahuan tentang kopi kepada semua orang, hingga orang juga bisa kagum dengan kopi," tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved