Advertorial

Tak Sekadar Potong Rambut, J&K Berikan Pemahaman Gaya Masa Kini

Barberlyfe Vol 2 diselenggarakan di Salihara Jakarta pada 23 sampai 24 Januari lalu. Dalam event internasional itu

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Barberlyfe Vol 2 diselenggarakan di Salihara Jakarta pada 23 sampai 24 Januari lalu. Dalam event internasional itu, J&K Barbershop Medan turut berpartisipasi.

"Kemarin di acara itu ada yang dari luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Brunai Darussalam, Makau juga ada. Dari Indonesia bahkan datang dari sabang sampai merauke," ujar CEO J&K Barbershop Medan, Ivan Winarta Ginting, Kamis (31/1/2019).

Namun dari semua tim, Medan membawa paling banyak anggota. Ada 13 orang yang datang dari Medan. Selain dari J&K Barbershop Medan, barberman lainnya dari Medan  juga diajak karena menurut Ivan kegiatan ini menambah ilmu bagi para peserta.

Barberlyfe adalah sebuah program internasional edukasi barber pertama di Indonesia. Di acara ini semua orang yang ingin masuk ke dunia barber mendapatkan update terbaru tentang tren tata dan gaya rambut seluruh dunia.

Barberlyfe menyediakan kerangka belajar mengajar yang akan membantu para barber untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi barber yang sukses tapi juga seorang pengusaha melalui teknis seperti teknik dalam tata rambut pria.

Selain itu melalui soft skill seperti entrepreneurship, tradisi dan budaya, nilai-nilai mendasar, seperti tradisi barber dan tren masa depan.

Setelah sukses dengan Barberlyfe vol.1 di tahun 2018, kali ini Barberlyfe vol.2  mengangkat tema The Revolutinary. The revolutionary merupakan perkembangan gaya tatanan rambut dari Traditional cut, Classic nouveau, renaissance, dan kontemporer, sebelumnya mengusung gaya potongan fade dan taper dengan kesan rapi, klimis dan pendek pada bagian bawah serta samping kepala.

"Ada beberapa pembicara di Barberlyfe, diantaranya Josh Lamonaca, Anthoni Martun, Sri 'Tutuy' Astuti. Josh Lamonaca adalah head education di Menspire Josh telah meraih predikat Educator of The Year dari Barbercon NYC di tahun 2017 dan Barber Of The Year pada 2018," ujarnya.

Ivan menyatakan dalam acara Barberlyfe tersebut para pembicara  memberikan pemahaman tentang teknik potong rambut salah satunya teknik parting. Jadi dalam kegiatan ini banyak memperdalam teknik dan skill.

"Acara ini merupakan kesempatan yang bagus sekali untuk kami belajar dan memberikan semangat. Wawasan kita juga terbuka bahwa dunia barbershop ini enggak ada habisnya," tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Ismail
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved