Vijay Kumar Prediksi Bitcrore Meningkat 800 Persen pada 2021

saat ini telah banyak mata uang kripto yang beredar dengan menawarkan keuntungan dan kelebihan masing-masing.

Vijay Kumar Prediksi Bitcrore Meningkat 800 Persen pada 2021
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Kepala Pengembang UI/UX Web dan tekhnisi blockchain, Vijay Kumar (kanan) dengan Co-Founder and CTO Bitcrore, Rajesh Kumar (dua dari kanan) bersma tim Bitcrore, saat press meet dan soft lauching Bitcrore Indonesia di Hotel Fave, Jalan S Parman, Medan Sabtu (2/2/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-
Populasi Indonesia sebanyak 267 juta jiwa kerap menjadi pasar potensial, termasuk untuk perdagangan mata uang kripto (cryptocurrency).

Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi blockchain membuat investasi cryptocurrency (mata uang kripto) tumbuh pesat.

Menyusul kesuksesan Bitcoin yang pertama muncul pada 2009 lalu, saat ini telah banyak mata uang kripto yang beredar dengan menawarkan keuntungan dan kelebihan masing-masing.

Satu di antaranya Bitcrore (BC), mata uang digital ini diklaim sebagai yang paling aman karena bisa mendombrak pasar kripto yang cenderung kaku dan tidak likuid.

"Untuk mengatasi tantangan volatilitas dan likuiditas ini, platform Bitcrore dibangun untuk mengeksplorasi pasar kartu debit, industri e-commerce, dan menggabungkan pasar kripto lain yakni Bitcoin dan Ethereum dengan nilai pasar mencapai enam triliun dolar AS," ujar Kepala Pengembang UI/UX Web dan tekhnisi blockchain, Vijay Kumar di Hotel Fave, Jalan S Parman, Medan Sabtu (2/2/2019).

Meski masih menjadi pemain baru, Bitcrore diyakini akan berkembang pesat. Selain di Indonesia, komunitas BC ini juga dikembangkan di negara-negara Asia lainnya, terutama di Dubai dan Singapura, termasuk Australia.

Adapun token Bitcrore dijual dalam delapan fase sejak Agustus 2018 lalu dan akan berakhir pada April 2019 dengan harga yang meningkat dalam setiap fase. Setelah itu, token-token yang dianggap tidak perlu akan dibakar melalui mekanisme tertentu sehingga stok BC di pasar akan berkurang.

"Berkurangnya stok koin atau token ini nantinya akan memicu kenaikan harga seiring peningkatan permintaan. Makanya, kami sangat yakin BC mampu menjadi mata uang kripto yang bisa diandalkan dalam investasi saat ini," kata Vijay.

Dalam kesempatan yang sama,
Co-Founder and CTO Bitcrore, Rajesh Kumar mengatakan
dengan mekanisme penyebaran koin digital yang terbatas, yakni 100 juta BC yang mulai dilepas sejak tahun lalu, harga satu koin BC diprediksi akan meningkat 800 persen pada 2021.

Tidak seperti cryptocurrency stabil lainnya, token Bitcrore memiliki sirkulasi dan nilainya yang diatur oleh protokol. Penawaran dan permintaan memainkan peran yang jauh lebih besar pada harga aset apa pun. Oleh karena itu, protokol kontrol harga Bitcrore mengatur harganya dengan mengendalikan pasokan yang beredar.

Selain memiliki persediaan terbatas 100 juta token Bitcrore, persediaan token dirancang untuk mengurangi secara konstruktif. "Ini untuk membantu nilainya meningkat secara pasti selama periode yang ditentukan. Lebih tepatnya, pada tahun 2021 nilai token Bitcrore akan naik rata-rata 800 persen," ucapnya.

Rajesh menjelaskan selain menawarkan kenaikan harga yang fantastis, Bitcrore juga menawarkan pasar yang lebih likuid. Para investor yang masuk dalam sistem ini bisa mencairkan dana bisa dilakukan kapan saja menjadi uang konvensional.

"Bitcrore juga mengembangkan platform pasar yang lebih dinamis dengan menciptakan marketplace yang memungkinkan investor bertransaksi dengan uang kripto lain. Kami juga menawarkan kenaikan harga mata uang yang lebih pasti dibanding kripto lain yang sulit diprediksi," ucap Rajesh.

(cr13/Tribun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved