Libur Imlek, Kepadatan Kawasan Berastagi Meningkat 200 Persen

Aron menyebut, peningkatan kepadatan di kawasan Berastagi meningkat sekitar 200 persen.

Libur Imlek, Kepadatan Kawasan Berastagi Meningkat 200 Persen
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Kanit Lantas Polsekta Berastagi Ipda P. Hutahean, mengatur arus lalu lintas di seputar Tugu Perjuangan, Berastagi, Selasa (5/2/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Seperti masa liburan sebelumnya, pada libur Tahun Baru Imlek 2019, lokasi wisata Berastagi dipadati wisatawan.

Hal ini, terlihat dari padatnya arus lalu lintas di seputar Tugu Perjuangan, Jalan Jamin Ginting, Berastagi.

Amatan www.tribun-medan.com, kepadatan arus lalu lintas terjadi dari arah Kabanjahe menuju Berastagi. Tak hanya di kawasan Tugu Perjuangan, kepadatan juga mengular hingga ke kawasan Peceren.

Kapolsekta Berastagi Kompol Aron Siahaan, mengungkapkan pada libur Imlek kali ini, kawasan Berastagi terjadi peningkatan volume kendaraan.

Aron menyebut, peningkatan kepadatan di kawasan Berastagi meningkat sekitar 200 persen.

"Peningkatan ini baik dari masyarakat yang pulang ke kampungnya yang melintasi Kabupaten Karo, maupun wisatawan yang datang ke Berastagi untuk menghabiskan libur Imlek ini" ujar Aron, didampingi Kanit Lantas Polsekta Berastagi Ipda P. Hutahean, Selasa (5/2/2019).

Dirinya mengungkapkan, berdasarkan arahan dari Kapolres Tanah Karo AKBP Benny R Hutajulu, seluruh pasukannya dikerahkan untuk mengamankan libur Imlek ini. Aron menyebutkan, untuk personel Polsekta Berastagi dibagi tugas mulai dari pengamanan Vihara hingga pengaturan lalu lintas.

"Personel kita kerahkan semuanya untuk melakukan pengamanan di Vihara maupun di pekong, supaya masyarakat kita nyaman dalam beribadah. Selain itu, kita juga tempatkan di jalur-jalur yang biasanya macet," katanya.

Selain menempatkan personel, dirinya menyebutkan pihaknya juga melakukan buka tutup arus lalu lintas. Dikatakannya, hak tersebut dilakukan agar dapat mengurai kemacetan di jalan lintas Medan-Berastagi.

Sebagai informasi, bagi masyarakat yang akan menuju ke Medan, dapat menggunakan jalur alternatif via Jaranguda. Nantinya, pengendara akan keluar di simpang Pelawi. Diketahui, dari jalur tersebut, dapat digunakan untuk menghindari kemacetan yang biasa terjadi mulai dari Tugu Perjuangan hingga ke kawasan Peceren.

(cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved