PGN Telah Menyiapkan Proposal untuk Program Pengembangan Jargas

PT Perusahaan Gas Negara atau PGN (Tbk) telah menyiapkan proposal untuk program pengembangan jaringan transmisi

PGN Telah Menyiapkan Proposal untuk Program Pengembangan Jargas
TRIBUN MEDAN/Risky Cahyadi
Petugas PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memeriksa saluran gas PGN di rumah makan, di Medan, Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com - PT Perusahaan Gas Negara atau PGN (Tbk) telah menyiapkan proposal untuk program pengembangan jaringan transmisi atau distribusi gas bumi untuk rumah (Jargas).

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso, kepada Tribun, mengatakan, proposal tersebut sesuai dengan target tambahan sebanyak 4,7 juta sambungan baru hingga tahun 2025 mendatang.

“Hal tersebut telah disesuaikan dengan rencana Kementerian Energi dan Sumber Mineral (ESDM) dan di dalamnya sudah ada penjelasan detail dengan rincian lokasi-lokasi yang akan kami pasang pipa Jargas tersebut,” ujarnya, Jumat (8/2/2019).

Ia menjelaskan, proposal tersebut akan segera diserahkan kepada Kementerian ESDM sebagai bahan pertimbangan dalam pelaksanaannya.

“PGN juga telah melengkapi kajian Feasibility Studi (FS) untuk jaringan Jargas yang diminta oleh pemerintah tersebut,” jelasnya.

Ia menerangkan, program pembangunan Jargas akan lebih efektif, sehingga akan terjadi percepatan dalam pembangunan Jargas yang saat ini hanya sebanyak 400ribu sambungan.

“Semakin banyak masyarakat terlayani maka akan meningkatkan benefit ekonomi nasional dan sejauh ini pasokan gas untuk Jargas akan disediakan oleh pemerintah melalui Ditjen Migas dan SKK Migas dengan harga gas yang lebih kompetitif,” terangnya.

Ia menuturkan, harga jual untuk Jargas juga sudah ditetapkan oleh BPH Migas dan sudah disesuaikan tingkat kewajarannya agar terjangkau oleh masyarakat.

“Pemerintah telah menerbitkan beleid Peraturan Presiden (Perpres) tentang penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui jargas dan beleid tersebut akan menjadi dasar pelaksanaan pembangunan proyek Jargas yang dilaksanakan PGN,” tuturnya.

Ia mengatakan, terbitnya beleid tersebut akan berdampak positif bagi realisasi rencana jangka panjang PGN, oleh sebab itu PGN bertanggungjawab untuk menciptakan keadilan dan pemerataan akses masyarakat terhadap energi baik.

(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved