Karateka Medan Gusti Bayu Targetkan Medali Emas Kejurda Forki Sumut

Karateka asal Medan, Gusti Bayu Handika menargetkan mampu merebut medali emas pada Kejuaraan daerah

Karateka Medan Gusti Bayu Targetkan Medali Emas Kejurda Forki Sumut
Istimewa
Gusti Bayu Handika Karateka yang tergabung dalam Forki Medan. Peraih juara 2 Piala Panglima TNI tahun 2017 dan juara 3 tahun 2018 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Karateka asal Medan, Gusti Bayu Handika menargetkan mampu merebut medali emas pada Kejuaraan daerah (Kejurda) yang digelar oleh Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Sumatera Utara (Sumut) pada pertengahan Bulan Februari tahun ini. 

Dengan meraih medali emas dirinya akan bisa mewakili Sumut untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) tahun 2019.

"Kalau untuk tahun ini, Bulan dua mulai ada Kejurda Forki. Kejurda itu seleksi untuk mengikuti Piala KASAD 2019. Target Kejurda saya harus bisa masuk ke tim Sumut untuk mengikuti Piala KASAD. Target medali emas, kalau perak belum tentu masuk ke tim Sumut," ujarnya kepada Tribun Medan, Sabtu (9/2/2019).

Saat ini kata Gusti Bayu, tahap latihannya sudah memasuki pra-kompetisi.

Jika Sebelumnya, Bayu sudah lebih dulu mempersiapkan diri dengan melakoni latihan fisik. Sekarang ini dengan Dibimbing oleh pelatihnya di Forki Medan, Gusti pun mulai fokus berlatih bagaimana mengatur strategi untuk mengalahkan lawan, mencari poin hingga membaca kemampuan lawan.

"Kalau persiapan sudah pasti ada. Latihan itu terus digembleng, dan maksimal untuk mengikuti Kejurda ini. Sekarang kan sudah mau masuk pertandingan, jadi latihannya sudah teknik, taktik taktis, semuanya sudah komplit di situ, ada menyerang, kecepatan, kecekatan pukulan, kecerdikan, bagaimana bisa menguasai lapangan, pokoknya sudah seperti pertandingan," terang Peraih juara 3 piala mendagri di Sulteng 2018 ini.

Disinggung mengenai lawan tangguh, Gusti yang akan turun di kelas -75kg ini mengatakan memang ada sejumlah atlet yang memang perlu diwaspadainya.

Sebagai strategi untuk menghadap lawan-lawannya, Atlet putra kelahiran tahun 2000 ini pun akan mempelajari lebih dulu cara bertanding lawannya tersebut. Dengan membaca permainan lawan, maka dirinya akan bisa mencari kelemahan lawan sehingga pada saat pertandingan dapat diterapkan untuk meraih poin.

"Kalau dari Medan ada satu kelas sama saya. Kalau untuk daerah lain dari Tobasa menurut saya," ungkap Peraih medali emas Piala Mendagri di Lampung 2017.

Lebih lanjut, dikatakan Gusti, meski harus menghadapi sejumlah lawan tangguh, dirinya tetap optimistis bisa meraih juara. Karena itu menghadap Kejurda yang sudah di depan mata Lulusan SMA Swasta Mulia Medan ini mengaku tengah bergiat latihan baik di Forki Medan maupun perguruan karate tempatnya tergabung.

"Optimistis bisa medali emas. Kalau untuk di Forki Medan ada hari Senin, Rabu, Jumat, Sabtu, seminggu empat kali. Di luar dari Forki Medan ada tambahan perguruan tempat saya berlatih di Dojo INKAI Medan hari Selasa sore, Kamis, Sabtu dan Minggu," kata Peraih juara 2 Piala Panglima TNI tahun 2017 dan juara 3 tahun 2018 ini.

(Cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved