Warga Meranti Timur Olah Lidi Kelapa Sawit jadi Kerajinan Tangan

Lidi yang sudah diarit dan dijemur hingga kering ini diolah menjadi berbagai kerajinan tangan seperti piring

Warga Meranti Timur Olah Lidi Kelapa Sawit jadi Kerajinan Tangan
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Warga menunjukkan haail akhir limbah lidi sawit yang dimanfaatkan menjadi kerajinan tangan di Desa Meranti Timur Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba Samosir, Minggu (10/2/2019) 

TRIBUN-MEDAN.COM-TOBASA - Masyarakat di Desa Meranti Timur Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba Samosir mulai melirik limbah lidi kelapa sawit sebagai sumber penghasilan yang menggiurkan.

Lidi yang sudah diarit dan dijemur hingga kering ini diolah menjadi berbagai kerajinan tangan seperti piring, pot bunga, topi, keranjang buah hingga berbagai aneka kerajinan lainnya.

"Limbah lidi sawit sekarang sudah menjadi bernilai di tangan-tangan orang kreatif",ujar Alex Zetro Siagian, penggagas kerajinan lidi di desa iti, Minggu (10/2/2019).

Katanya, untuk mendapat hasil maksimal dengan berbagai fariasi, masyarakat sengaja mendatangkan pelatih dari Bangun Purba, Deliserdang, untuk melatih masyarakat khususnya kaum ibu di desa itu selama tiga hari, sejak tanggal 3 hingga 6 Februari lalu.

Disebut Alex, selama ini mereka hanya bisa membuat piring dari lidi. Sehingga ia mendatangkan pelatih dari Deliserdang untuk melatih masyarakat di sana, khususnya kaum ibu.

"Terpaksa kita datangkan pelatih, supaya karya mereka berkembang dan bisa bervariasi"'ujarnya.

Ide pengolahan kerajinan lidi kelapa sawit ini menurut Alex bermula dari situasi harga lidi mentah yang dijual masyarakat kepada tengkulak seharga Rp2000/Kg. Harga ini dinilai terlalu rendah dan tidak menguntungkan bagi masyarakat.

"Karena itu makanya kita cari ide bagaimana caranya supaya harga lidi ini bisa lebih mahal, jadi kita olah menjadi kerajinan seperti ini," lanjut Alex sambil menunjukkan hasil kerajinan lidi.

Masyarakat berharap, dengan pelatihan yang sudah digelar selama 3 hari di desa itu, dapat meningkatkan fariasi produksi kerajinan lidi mereka untuk memenuhi kebutuhan pasar.

"Mudah-mudahan produksi kami bisa menjadi bervariasi dan mampu bersaing di pasar",timpal Tiur Siagian, warga lainnya.(jun/Tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved