Cabuli Putri Kandung Bertahun-tahun, Terbongkar Setelah sang Anak Hamil

Bahtiar menambahkan, menurut pengakuan tersangka Hasan, dia mengakui melakukan pemaksaan terhadap putri kandungnya sebelum melakukan hubungan intim.

Cabuli Putri Kandung Bertahun-tahun, Terbongkar Setelah sang Anak Hamil
KOMPAS.com/ARI WIDODO
Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar saat menjelaskan kronologi kasus pencabulan anak oleh ayah kandungnya sendiri dalam gelar perkara kasus pencabulan di Mapolres Demak, Jateng, Senin (11/2/2019) 

Cabuli Putri Kandung Bertahun-tahun, Terbongkar Setelah sang Anak Hamil

TRIBUN-MEDAN.com-Selama enam tahun, Hasan Ngatono (51)memaksa anak kandungnya sendiri Er (22) berhubungan badan.

Kasus ini diungkap oleh aparat Polres Demak, Jawa Tengah dan langsung diadakan gelar perkara kasus pencabulan tersebbut di Mapolres Demak Jateng, Senin (11/2/2019).

Kecurigaan warga bermula saat mengetahui korban Er yang telah mempunyai anak itu hamil lima bulan, padahal tidak memiliki suami.

Warga kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya terungkaplah kelakuan bejat ayahnya, yang selalu memaksa anaknya berhubungan badan sejak Januari 2013 hingga Januari 2019.

Perbuatan terlarang tersebut dilakukan saat istri Hasan yang juga ibu kandung Er sedang bekerja.

Menurut Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar, awalnya tersangka Hasan melakukan pencabulan dengan pemaksaan.

Baca: Hotman Paris Beri Reaksi Menohok terkait Viral Guru Diajak Duel oleh Siswanya, Janji Kirim Uang

Baca: Pegawai Ini Lakukan Ribuan Kali Penarikan Uang hingga Rugikan Perusahaannya Belasan Rupiah Miliaran

Jika korban tidak mau melayani hasrat sang ayah, Er diancam akan dianiaya dan anaknya akan dibunuh.

“Tersangka minta jatah dilayani oleh korban minimal seminggu sekali. Sejak tahun 2013 hingga tahun 2019. Saat itu korban baru berusia 17 tahun," ungkap Bahtiar.

Bahtiar menambahkan, menurut pengakuan tersangka Hasan, dia mengakui melakukan pemaksaan terhadap putri kandungnya sebelum melakukan hubungan intim.

Halaman
12
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved