Cemburu Keperawanan Putrinya Direnggut Pacar, Pria Tua Ini Tega Perkosa Putri Kadungnya 5 Tahun

Pelaku yang berprofesi sebagai buruh bangunan itu tega dan tak takut dosa mencabuli dan menyetubuhi anak perempuannya sendiri sejak Januari 2013

Cemburu Keperawanan Putrinya Direnggut Pacar, Pria Tua Ini Tega Perkosa Putri Kadungnya 5 Tahun
KOMPAS.com/ARI WIDODO
Hasan Ngatono Cabuli Putri Kandung selama 6 Tahun hingga Hamil 6 Bulan, Terungkap Berkat Aduan Warga. Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar saat menjelaskan kronologi kasus pencabulan anak oleh ayah kandungnya sendiri dalam gelar perkara kasus pencabulan di Mapolres Demak, Jateng, Senin (11/2/2019) 

"Dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan paling singkat (3) tahun dan denda paling banyak Rp 300.000.000 (tiga ratus juta rupiah) dan paling sedikit Rp 200.000 (dua ratus ribu rupiah),"pungkasnya.

Kasatreskrim AKP Aris Munandar, mengaku telah berupaya untuk mencegah kasus persetubuhan dan pencabulan di Demak yaitu polres Demak melakukan penyuluhan-penyuluhan ke wilayah - wilayah.

Berkoordinasi dengan Pemda Demak dan komandan atau Kapolres Demak tentang bahaya pencabulan dan persetubuhan.

Sementara itu, pendamping hukum Pusat Pelayanan Terpadu (ppt) Harapan baru Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak, (Dinsos P2PA), Bibik Nurudduja, mengatakan dinsos P2PA telah melakukan penelitian terhadap korban melalui pekerja sosialnya.

"Kami prihatin dengan kasus ini dan akan menindaklanjuti untuk melakukan upaya-upaya agar korban bisa bertahan dan tetap mempunyai harapan dalam hidupnya,"ujarnya ditemui di Dinsos P2PA Demak, Senin (11/2/2019) siang.

Baca: Kesal dengan Istri, Pria Ini Hajar Anak Tirinya hingga Tewas

Baca: Hasan Ngatono Cabuli Putri Kandung selama 6 Tahun hingga Hamil 6 Bulan, Terungkap Berkat Aduan Warga

Apalagi sekarang korban dalam keadaan hamil. Jika ayah dari bayinya adalah ayahnya sendiri, bayi tersebut dapat beresiko memiliki cacat bawaan.

"Dengan keadaan korban yang telah menjadi orang tua tunggal sebelumnya, tentu kehidupan korban menjadi sangat berat,"jelasnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat yang berada di sekeliling korban, hendaknya tidak mengolok-olok korban atau berperilaku yang memperberat beban perasaan korban.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinsos P2PA Demak, kekerasan perempuan dan anak dibawah umur pada tahun 2018 terdapat 50 kasus dengan rincian kekerasan seksual 22 kasus, kekerasan fisik 24 kasus, Melarikan anak 2 kasus, KDRT 1 kasus, Bullying 1 kasus.

Kemudian, kekerasan perempuan dan anak dibawah umur pada tahun 2017 terdapat 81 kasus, dengan rincian:

Halaman
1234
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved