News Video

Edy Rahmayadi Berencana Tutup Merdeka Walk dan Kembalikan Fungsinya ke Area Olahraga Warga Medan

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, berencana akan mengubah wajah Lapangan Merdeka, Kota Medan, Jalan Balai Kota, Senin (11/2/2019)

Edy Rahmayadi Berencana Tutup Merdeka Walk dan Kembalikan Fungsinya ke Area Olahraga Warga Medan
Tribun Medan/Azis Husein Hasibuan
Sisi Lapangan Merdeka yang menjadi lahan komersial, Merdeka Walk. 

'Sudah mengajukan, sedang kita bentuk kita lihat dan pelajari dulu," tambahnya.

Baca: Pelaku Pembunuh Lina Ternyata Tetangga Korban, Sebut Tega Membunuh karena Utang

Salah satu sisi Merdeka Walk.
Salah satu sisi Merdeka Walk. (Tribun Medan/Hendrik Fernandes)

Penyumbang pajak tertinggi

Pada pemberitaan sebelumnya, Merdeka Walk ternyata menjadi satu di antara penyumbang pajak restauran tertinggi di Kota Medan.

Hal ini disebutkan Kepala Bagian (Kabag) Pajak Hotel, Restauran dan Hiburan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Medan, Nawawi.

"Pendapatan dari Merdeka Walk sangat bagus. Satu restauran di sana ada yang pajaknya mencapai Rp 250 juta per bulan," ucap Nawawi saat dihubungi www.tribun-medan.com, Jumat (25/8/2017).

Nawawi menjelaskan hingga saat ini tak ada kendala dalam sistem penagihan pajak restauran Merdeka Walk.

Kepada Tribun Medan, ia memperkirakan total pajak restauran Merdeka Walk melebihi Rp 350 juta per bulan.

"Pajak restauran di sana variatif. Ada yang tinggi dan rendah. Ada yang hanya Rp 3 juta, ada yang Rp 20 juta dan ada yang ratusan juta. Totalnya kalau tak salah melebihi Rp 350 juta per bulan," sambungnya.

Sedangan untuk besaran biaya retribusi sewa lahan Merdeka Walk, Nawawi mengaku tak mengetahui.

Ia menjelaskan hal tersebut merupakan naungan Dinas Kebersihan dan Pertamanan.

Halaman
123
Penulis: Satia
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved