Ketua PA 212 Slamet Maarif Tersangka Pelanggaran Kampanye, meski Amien Rais Sudah Warning Jokowi

Ketua PA 212 Slamet Maarif Tersangka Pelanggaran Kampanye, meski Amien Rais Sudah Warning Jokowi

Ketua PA 212 Slamet Maarif Tersangka Pelanggaran Kampanye, meski Amien Rais Sudah Warning Jokowi
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Ketua PA 212 Slamet Maarif Tersangka Pelanggaran Kampanye, meski Amien Rais Sudah Warning Jokowi. Ketum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif saat menjalani pemeriksaan di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019). 

Ketua PA 212 Slamet Maarif Tersangka Pelanggaran Kampanye, meski Amien Rais Sudah Warning Jokowi 

TRIBUN-MEDAN.COM - Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Surakarta, Jawa Tengah.

Penetapan status tersangka itu diamini oleh pengacara Slamet, Mahendradatta.

"Benar, sesuai surat panggilannya," ujar Mahendradatta kepada BBC News Indonesia, Senin (11/2) dini hari WIB.

Status tersebut juga dikonfirmasi Wakil Kapolres Surakarta, AKBP Andy Rifai.

"Berdasarkan gelar perkara untuk melihat dari semua alat bukti, keterangan saksi, termasuk juga hasil pemeriksaan dari yang bersangkutan, penyidik menilai dan mengkaji melalui gelar perkara itu bahwa statusnya dinaikkan dari saksi menjadi tersangka," ujarnya kepada wartawan di Solo, Fajar Sodiq, yang melaporkan untuk BBC News Indonesia.

Selanjutnya, Andy mengungkapkan, pemanggilan Slamet Ma'arif sebagai tersangka akan dilakukan pada Rabu, 13 Februari 2019 mendatang.

Baca: Penyidik KPK Dianiaya, Kuasa Hukum Pemprov Papua Tunjukkan Foto Korban dan Sebut KPK Gagal OTT

Baca: Kapolda Sumut Bantah Polisi Ancam Kepling agar Dukung Capres Jokowi-Amin:Tugas Kita Hanya Pengamanan

Ketika ditanya apakah Ketua Umum PA 212 itu akan langsung ditahan, Andy menyerahkan semua proses kepada penyidik.

"Setelah itu ditahan apa tidak, nanti melihat dulu dari Undang-Undang Pemilu kan maksimal dua tahun jadi kalau maksimal dua tahun tidak perlu penahanan," ujarnya.

212
Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, Slamet Ma'arif (memegang mikrofon), dalam acara Tabligh Akbar di Kota Solo, 13 Januari 2019 lalu/FAJAR SODIQ.

Dalam surat panggilan Polresta Surakarta, sebagaimana dilaporkan sejumlah media di Indonesia, Slamet diminta menghadap ke Posko Gakkumdu, Polresta Surakarta, pada Rabu 13 Februari mendatang.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: bbc
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved