Ketua PA 212 Slamet Maarif Tersangka Pelanggaran Kampanye, meski Amien Rais Sudah Warning Jokowi

Ketua PA 212 Slamet Maarif Tersangka Pelanggaran Kampanye, meski Amien Rais Sudah Warning Jokowi

Ketua PA 212 Slamet Maarif Tersangka Pelanggaran Kampanye, meski Amien Rais Sudah Warning Jokowi
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Ketua PA 212 Slamet Maarif Tersangka Pelanggaran Kampanye, meski Amien Rais Sudah Warning Jokowi. Ketum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif saat menjalani pemeriksaan di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019). 

Bawaslu meminta keterangan dari pelapor, terlapor, saksi, termasuk panitia. Bawaslu juga memeriksa sejumlah alat bukti. Hasil kajian dan pemeriksaan menunjukan bahwa dugaan tindak pidana pemilu yang dilakukan Slamet Ma'arif memenuhi syarat.

"Pasal yang disangkakan yaitu Pasal 521 juncto Pasal 280 ayat 1 huruf c, d, f dan Pasal 492 (Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu) terkait kampanye di luar jadwal," kata Poppy.

Ketum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif, diperiksa penyidik Polresta Surakarta terkait dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye, di Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019).

Sebelumnya, Slamet Ma'arif telah diperiksa Bawaslu Surakarta atas dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye di luar jadwal dalam Tablig Akbar PA 212 di Gladag Solo, Minggu (13/1/2019).

Pemeriksaan itu kemudian diteruskan ke penyidik Polresta Surakarta.

Pemeriksaan Slamet Ma'arif dihadiri Ketua Dewan Penasihat PA 212 Amien Rais, Ketua Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim (TPM) Mahendradatta, Ketua PA 212 Solo Raya R Djayendra Dewa, dan Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta Ustaz Muinudinillah Basri.

Sekelompok massa juga menggelar aksi dukungan terhadap Slamet Ma'arif di depan Mapolresta Surakarta.

Para orator secara bergantian menyampaikan orasinya di atas mobil.

Mahendradatta mengungkapkan, pemeriksaan Slamet Ma'arif hanya masalah penafsiran.

Menurut dia, apa yang disampaikan Slamet Ma'arif dalam Tablig Akbar tidak ada unsur pelanggaran.

"Tidak ada masalah. Itu memang sesuai dengan Tablig Akbar 212 ya gitu. Ulama ya, gitu. Saya kan, maaf ya agak dekat dengan ulama. Jadi, tahu cara ulama berkhotbah dan lain sebagainya. Ada yang keras, ada yang soft sekali, ada yang sangat keras dan sebagainya. Ini kan ngarah ke masalah kampanye saja, dianggap itu kampanye," kata Mahendradatta, yang juga penasihat hukum Slamet Ma'arif.

"Mungkin pihak Bawaslu atau pihak pelapor punya tafsiran lain. Ini kan permasalahan tafsiran. Semuanya bisa diselesaikan dengan baik," kata dia.

Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Fadli mengatakan, pihaknya mengedepankan sikap profesional dalam melakukan pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan itu, Slamet Ma'arif berstatus sebagai saksi.

"Slamet Ma'arif diperiksa masih sebagai saksi," kata dia.

Ketua Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 Amien Rais di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019).

Ketua PA 212 Slamet Maarif Diperiksa Polresta Solo, Amien Rais: Jokowi Anda Bagaimana Sih Maunya. Ketua Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 Amien Rais di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019).(KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)

Ketua Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 Amien Rais mendatangi Mapolresta Surakarta di Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019).

Kedatangannya tersebut untuk memberikan dukungan moral terhadap Ketum PA 212 Slamet Ma'arif.

Slamet Ma'arif diperiksa polisi atas dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye di luar jadwal.

"Saya diminta datang ke Solo untuk memberikan dukungan moral," kata Amien seusai keluar dari ruang pemeriksaan di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Kamis.

Amien meminta kepada penyidik Polresta Surakarta untuk memegang prinsip ikhlas, profesional dan tepercaya (IPT) saat memeriksa Slamet Ma'arif.

"Cuma saya mengingatkan Pak Jokowi, Anda bagaimana sih maunya," ucap Amien.

DICECAR 57 PERTANYAAN

Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif diperiksa lebih dari enam jam di Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019), atas dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye di luar jadwal.

Pemeriksaan Slamet Ma'arif dimulai Kamis sekitar pukul 10.30 WIB-16.45 WIB.

Ada 57 pertanyaan yang diberikan penyidik Polresta Surakarta terhadap dirinya.

"Tadi ada 57 pertanyaan yang diberikan kepada saya, dan saya jawab satu persatu," kata Slamet Ma'arif, sesuai diperiksa di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Kamis.

Pertanyaan yang diberikan penyidik kepada Slamet Ma'arif pertama tentang organisasi 212.

Kemudian, terkait isi ceramahnya dalam acara Tablig Akbar PA 212, Minggu (13/1/2019). 

"Dan saya menyampaikan, bahwa saya hadir atas nama Ketua PA 212, sekaligus atas nama mubalig dan ulama yang diundang selaku pembicara. Dan saya sampaikan juga tentang isi dari beberapa tausiah kalimat saya," ungkap dia.

Jika dikaitkan dengan UU Pemilu terkait pengertian kampanye sendiri, kata Slamet Ma'arif, dirinya tidak pernah menyampaikan visi, misi, program terhadap paslon siapapun.

"Sebagai catatan terakhir saya tidak melakukan kampanye di acara tersebut," ujar dia.

Slamet Ma'arif menyampaikan, dirinya juga ditanya penyidik tentang kalimat yang diucapkannya melalui rekaman yang diputar saat proses pemeriksaan.

"Maksud kalimat saya tidak jauh beda dengan apa yang saya sampaikan. Karena kalimat itu bisa dicerna dan dipahami oleh siapapun. Dan saya memang tidak menyebutkan nama paslon mana pun dalam tausiah saya," ujar dia.

Sementara, selama proses pemeriksaan, Slamet Ma'arif menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polresta Surakarta yang telah berlaku ramah terhadapnya.

Bahkan, dirinya mengaku dijamu makanan dan minuman setelah pemeriksaan selesai.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, pemeriksaan terhadap Slamet Ma'arif merupakan kerja sama penegakan hukum terpadu (Gakkumdu).

"Kami proses sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku. Kami profesional, transparan, dan akuntabel," ungkap dia.

Kapolresta menyampaikan, Slamet Ma'arif diperiksa sebagai saksi atas dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye di luar jadwal.

"Sampai saat ini, total sudah ada 11 saksi yang kami periksa," tutur dia.

TAUTAN: Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif ditetapkan sebagai tersangka

Editor: Tariden Turnip
Sumber: bbc
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved