KPUD Karo Libatkan Parpol dan Rumah Sakit untuk Tahapan DPK dan DPTb

Mereka yang mengurus DPK merupakan masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk memilih, namun belum terdaftar di DPT.

KPUD Karo Libatkan Parpol dan Rumah Sakit untuk Tahapan DPK dan DPTb
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
KPUD Kabupaten Karo menggelar rapat koordinasi persiapan DPK dan DPTb di Aula KPUD Karo, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, Senin (11/2/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com,KABANJAHE - Setiap warga negara yang telah memenuhi syarat, tentunya mempunyai hak untuk memberikan suaranya pada Pemilu. Untuk itu, dalam rangka persiapan menyelamatkan hak masyarakat, KPU RI memberikan perpanjangan waktu untuk pembaharuan data pemilih. Dengan menerapkan program Daftar Pemilih Khusus (DPK), dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Ketua KPUD Karo Gemar Tarigan ST, mengungkapkan, mereka yang mengurus DPK merupakan masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk memilih, namun belum terdaftar di DPT. Sedangkan DPTb adalah pemilih yang bermaksud untuk pindah memilih dengan beberapa kendala. Seperti pekerjaan, pendidikan, hingga harus dirawat karena sakit di luar daerah.

Gemar menyebutkan, untuk di Kabupaten Karo kedua program tersebut telah ditekankan kepada seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk mendata masyarakat. Nantinya, bagi masyarakat yang terdata sebagai DPTb pemilih harus mempunyai A5 untuk bisa pindah memilih.

"Bagi masa yang ingin pindah memilih syaratnya harus sudah terdaftar di DPT. Selain itu juga harus punya A5 sebagai bukti dari TPS tempat asal pemilih itu," ujar Gemar, di Aula KPUD Karo, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, Senin (11/2/2019).

Dalam proses pendataan ini, dirinya tak menampik harus diketahui dan dikawal oleh peserta pemilu sendiri. Untuk itu, KPUD Karo melibatkan Partai Politik dan rumah sakit untuk mengawal pendataan DPK dan DPTb. Salah satu rumah sakit yang ikut pada rapat tersebut adalah Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi. 

"Selain bagi masyarakat yang bekerja, orang sakit juga harus didata. Untuk itu, KPU wajib membantu pengurusan A5 bagi seluruh masyarakat. Selain itu juga butuh bantuan dari teman-teman peserta pemilu," ucapnya.

Komisioner KPUD Karo Anwar Megga Tarigan, mengungkapkan bagi masyarakat yang pindah memilih sebenarnya memiliki resiko. Karena, hal tersebut berpengaruh kepada surat suara yang akan diperoleh oleh pemilih.

Anwar mengungkapkan, apabila pemilih berada di luar daerah asalnya, namun masih di dalam kabupaten/kotanya surat suara yang akan diperoleh akan berkurang satu. Karena tidak bisa memilih calon anggota DPRD tingkat II.

"Tapi apabila pemilih berada sudah di luar kabupaten/kota asalnya, seperti di luar dapil Sumut 11 (Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat), sudah pasti tidak mendapat surat untuk pemilihan DPRD Kabupaten dan DPRD provinsi," katanya.

Dirinya melanjutkan, bagi pemilih yang pindah dari luar dapil Sumut III sudah dipastikan tidak mendapatkan tiga surat suara. Dapil tersebut, meliputi Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat, Binjai, Langkat, Pematangsiantar, Simalungun, Asahan, Tanjung Balai, dan Batubara, dan surat suara yang berkurang yaitu pemilihan DPRD tingkat II, DPRD provinsi, serta DPR RI.

"Itu juga tergantung di Kabupaten mana, kalau termasuk dapil DPRD provinsi Sumut  11 dan DPR RI Sumut III, maka dia hanya tidak dapat satu surat suara," ucapnya.

Kemudian, jika tempat memilihnya sudah berbeda provinsi, maka surat suara yang akan diterima hanya satu. Yaitu surat suara untuk memilih presiden dan wakil presiden.

Ketua Bawaslu Karo Eva Juliani Pandia, yang hadir pada kegiatan tersebut juga memberikan imbauan kepada partai politik agar ikut mengawal masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Karo Abraham Tarigan, juga menekankan hal serupa. Dirinya menyebutkan, segala proses Pemilu merupakan tanggung jawab bersama.

"Seluruh proses ini adalah tanggung jawab kita bersama, tak terkecuali bagi partai dan Caleg yang menjadi peserta pemilu," pungkasnya. (cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved