Pegawai Ini Lakukan Ribuan Kali Penarikan Uang hingga Rugikan Perusahaannya Belasan Rupiah Miliaran

Pria berusia 43 tahun yang bekerja sebagai programmer senior di bank tersebut menyadari bahwa penarikan yang selesai hampir tengah malam tidak tercata

Pegawai Ini Lakukan Ribuan Kali Penarikan Uang hingga Rugikan Perusahaannya Belasan Rupiah Miliaran
tribun medan/iSTOK
Ilustrasi programer bank ditangkap setelah tarik uang senilai miliaran rupiah. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang programmer bank ditangkap setelah mengambil uang tunai lebih dari 1.4 juta Dolar AS (Rp 19 Miliar) dari mesin ATM dengan memanfaatkan cela keamanan yang ada.

Qin Qisheng asal Beijing China melihat ada celah dalam sistem Huaxia Bank pada 2016.

Pria berusia 43 tahun yang bekerja sebagai programmer senior di bank tersebut menyadari bahwa penarikan yang selesai hampir tengah malam tidak tercatat dengan dengan benar.

Itu berarti pelanggan dapat mengakses uang tunai dari mesin tanpa mempengaruhi jumlah uang dalam akun rekening mereka.

Menurut South China Morning Post, setelah menyadari hal tersebut Qisheng kemudian memasukkan skrip ke dalam sistem untuk menguji masalah tersebut tanpa memberikan peringatan pada staf.

Ia menjalankan aksinya mulai November 2016 dengan menggunakan berbagai akun berbeda.

Aksinya ini akhirnya diketahui pihak bank pada Januari 2018, setelah melakukan 1358 penarikan dengan total 7 juta yuan.

Pemko Medan Terima Bantuan 30 Unit Tempat Sampah di Car Free Day

Pemprov Sumut Belum Wacanakan Perimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2019

Blusukan di Tobasa, Sihar Sitorus Tantang Penenun Ciptakan Kain Bermotif Wajahnya

Bawaslu Sumut Pastikan Belum Ada Laporan Masuk Soal Intervensi Polisi terhadap Kepling di Kota Medan

Aksinya ini terungkap karena rekening banknya yang mendadak meningkat dan beberapa juga diinvestasikan di pasar saham.

Pihak Bank Huaxia lalu melaporkan Qisheng atas tindakannya, namun segera mencabut laporan itu setelah pegawainya itu mengembalikan uang tunai.

Mereka menyebutkan bahwa tindakan yang dilakukan Qisheng hanya untuk menguji keamanan bank.

Penyidik KPK Dianiaya, Kuasa Hukum Pemprov Papua Tunjukkan Foto Korban dan Sebut KPK Gagal OTT

Kapolda Sumut Bantah Polisi Ancam Kepling agar Dukung Capres Jokowi-Amin:Tugas Kita Hanya Pengamanan

Halaman
12
Penulis: Sally Siahaan
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved