Pengemudi Grab Car Minta Gubernur Edy Rahmayadi Tutup PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI)

Pengemudi Grab Car Minta Gubernur Edy Rahmayadi Tutup PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI)

Pengemudi Grab Car Minta Gubernur Edy Rahmayadi Tutup PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI)
tribun medan/Satia
Pengemudi Grab Car Minta Gubernur Edy Rahmayadi Tutup PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI). Suasana di depan Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, ratusan driver Grab Car melakukan unjuk rasa, meminta kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menerima tuntutan, di mana menutup PT TPI, Senin (11/2/2019). 

"TPI ini awalnya diprioritaskan. Dia perusahaan yang numpang di Grab. Order pengemudi TPI sehari bisa dapat 17 order. Tapi setelah setahun di suspend, padahal selama ini saya bermain jujur," teriak salah seorang pengunjuk rasa di atas mobil komando. 

 Yusuf menjelaskan bahwa ikut unjuk rasa karena sedih melihat teman-teman sesama pengemudi online yang seolah didzolimi oleh Grab.

"Saya waktu itu baru sebulan masuk Grab dan langsung kena suspend. Padahal saya bermain jujur tidak ada pakai order fiktif," bebernya. 

"Saya heran, modelnya insentif penggal-penggal, sering kena opik. Sehingga performa jatuh ternyata di laporan perusahaan entah apa saja yang masuk. Terakhir kena suspend tanpa sempat melakukan pembelaan," jelas Yusuf.

(Cr19/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved