Penyidik KPK Dianiaya, Kuasa Hukum Pemprov Papua Tunjukkan Foto Korban dan Sebut KPK Gagal OTT

Penyidik KPK Dianiaya, Kuasa Hukum Pemprov Papua Tunjukkan Foto Korban dan Sebut KPK Gagal OTT

Penyidik KPK Dianiaya, Kuasa Hukum Pemprov Papua Tunjukkan Foto Korban dan Sebut KPK Gagal OTT
KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
Penyidik KPK Dianiaya, Kuasa Hukum Pemprov Papua Tunjukkan Foto Korban dan Sebut KPK Gagal OTT. Kuasa hukum pemerintah provinsi (Pemprov) Papua, Stefanus Roy Rening menunjukkan foto kedua penyidik KPK melapor dianiaya saat datangi Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (11/2/2019). 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, kejadian dugaan penganiayaan itu terjadi saat staf Pemprov Papua belum mengetahui bahwa keduanya adalah pegawai KPK.

"Ada dugaan penganiayaan terjadi sebelum diketahui bahwa mereka adalah pegawai KPK," kata Argo, Jumat (8/2/2019).

KPK dan Pemprov Papua terlibat saling lapor ke Polda Metro Jaya terkait insiden dugaan penganiayaan yang terjadi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Minggu dini hari.

Pada Minggu, KPK melaporkan Pemprov Papua ke Polda Metro Jaya atas dugaan penganiayaan terhadap dua pegawainya yang sedang bertugas.

Sehari setelahnya, Pemprov Papua juga melaporkan balik penyelidik KPK atas dugaan pelanggaran UU ITE dan pencemaran nama baik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pihak Pemprov Papua Bantah Adanya Kekerasan Fisik terhadap Pegawai KPK" 
Penulis : Rindi Nuris Velarosdela

Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved