Sekda dan Mantan Sekda Binjai Diperiksa soal Dana Hibah KNPI, Arif: Kami Ikuti Proses Hukum

Mengenai dana hibah yang diterima KNPI apakah sudah sesuai prosedur, Arif menyatakan KNPI Binjai cuma meminta bantuan dalam bentuk proposal.

Sekda dan Mantan Sekda Binjai Diperiksa soal Dana Hibah KNPI, Arif: Kami Ikuti Proses Hukum
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Ketua KNPI Binjai Arif saat menghadiri panggilan penyidik Tipikor Polres Binjai terkait dugaan kasus penyelewengan dana hibah OKP, Kamis (2/8/2018) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua KNPI Binjai Arif mengaku pihaknya mengikuti dan taat kepada proses hukum yang berlaku.

"Kita mengindahkan panggilan dari pihak Polda Sumut untuk melakukan pemeriksaan. Saya sudah dipanggil duluan, tepatnya Senin Minggu lalu. Dan kedatangan kita ke sana (Polda Sumut) sebagai saksi,"kata Arif saat dihubungi melalui selularnya, Senin (11/2/2019).

Ia menyatakan saat ini, pihaknya standby dan selalu memberikan data-data yang diminta oleh pihak kepolisian.

"Saat ini semuanya sedang diperiksa,"ujarnya.

Mengenai dana hibah yang diterima KNPI apakah sudah sesuai prosedur, Arif menyatakan KNPI Binjai cuma meminta bantuan dalam bentuk proposal.

"Kita cuma Ngajukan proposal saja. Kalau mekanisme di dalam, kita tidak mengetahui nya. Yang pasti tidak ada intervensi kita dalam memberikan proposal tersebut,"katanya.

Ia pun mengaku, pada prinsipnya KNPI meminta melalui proposal dan tidak ada unsur paksaan dalam proposal tersebut.

"Kitakan gak ada paksaan saat mengajukan proposal itu. Kita juga tidak ada menyatakan kalau proposal itu harus disetujui. Kita sama seperti organisasi lainnya. Yang meminta melalui proposal. Diberikan gak diberikan, bukan wewenang kita. Kita kan cuma mengajukan pada prinsipnya,"ujarnya.

Sebelumnya, Mantan Sekda Kota Binjai Elyuzar Siregar dan Sekda Kota Binjai Mafullah Daulay sedang diperiksa di DitKrimsus Polda Sumut.

Keduanya diperiksa terkait dengan dugaan kasus korupsi dana hibah KNPI Kota Binjai tahun anggaran 2016-2018 sebesar Rp550Juta.

"Benar, keduanya sedang diperiksa pihak Krimsus. Kalau gak salah dari jam 10 pagi tadi,"kata Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan saat dijumpai diruang kerjanya, Senin (11/2/2019).

Nainggolan mengatakan keduanya datang ke Polda Sumut untuk dimintai keterangan dan kelengkapan berkas.

"Mereka berdua saling berkaitan. Yang mantan sekda tahun 2016 dan yang sekarang masih menjabat sekda,"ujarnya.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved