Soal Korupsi Dana Hibah KNPI, Penyidik Krimsus Periksa Sekda dan Mantan Sekda Binjai

Nainggolan mengatakan keduanya datang ke Polda Sumut untuk dimintai keterangan dan kelengkapan berkas.

Soal Korupsi Dana Hibah KNPI, Penyidik Krimsus Periksa Sekda dan Mantan Sekda Binjai
Tribun Medan / Joseph
Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mantan Sekda Kota Binjai Elyuzar Siregar dan Sekda Kota Binjai Mafullah Daulay sedang diperiksa di DitKrimsus Polda Sumut.

Keduanya diperiksa terkait dengan dugaan kasus korupsi dana hibah KNPI Kota Binjai tahun anggaran 2016-2018 sebesar Rp 550 juta.

"Benar, keduanya sedang diperiksa pihak Krimsus. Kalau gak salah dari jam 10 pagi tadi," kata Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan saat dijumpai diruang kerjanya, Senin (11/2/2019).

Nainggolan mengatakan keduanya datang ke Polda Sumut untuk dimintai keterangan dan kelengkapan berkas.

"Mereka berdua saling berkaitan. Yang mantan sekda tahun 2016 dan yang sekarang masih menjabat sekda,"ujarnya.

Mengenai apakah keduanya akan ditetapkan menjadi tersangka, Nainggolan menyatakan pihaknya belum bisa memastikan hal itu.

"Sementara ini, keduanya masih diperiksa sebagai saksi. Mengenai tersangka atau tidaknya, itu tergantung penyidikan,"terangnya.

Untuk Ketua KNPI Binjai, apakah pihak Polda Sumut akan melakukan pemanggilan dan menjadikan yang bersangkutan menjadi tersangka, pria dengan melati dua dipundaknya ini menyatakan pemanggilan sudah dilakukan pada Senin Minggu lalu.

"Yang pasti yang bersangkutan dengan kasus ini akan diperiksa. Mengenai masalah ditetapkan sebagai tersangka, seperti yang saya katakan tadi. Intinya siapa saja, bisa menjadi tersangka kalau lengkap alat buktinya. Itupun tergantung dari penyidikan yang dilakukan personel,"jelasnya.

Terpisah, DirKrimsus Polda Sumut Kombes  Rony Samtana juga membenarkan kalau pihaknya sedang memeriksa Sekda dan mantan Sekda Kota Binjai.

Mengenai jam berapa keduanya mengindahkan panggilan Polda Sumut, orang nomor satu di Krimsus ini tidak mengetahui secara pasti.

"Mereka kita undang untuk datang jam 9 pagi. Dan sekarang mereka masih diperiksa. Nanti saya akan kabari informasi lebih lanjut,"katanya.

Ia mengaku, pemeriksaan ini terkait penyelewengan anggaran KNPI Binjai tahun 2016-2018.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved