Polisi Tangkap Pria yang Berikan Perintah untuk Menganiaya Kader IPK Almarhum Jarisman Saragih

Masih kata Putu, dalam pengembangan itu, polisi juga menemukan petunjuk baru. Otak pelaku penganiayaan sudah diketahui.

Polisi Tangkap Pria yang Berikan Perintah untuk Menganiaya Kader IPK Almarhum Jarisman Saragih
TRIBUN MEDAN
Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto beserta jajarannya gelar pengungkapan kasus pengeroyokan maut yang menewaskan seorang anggota IPK (Ikatan Pemuda Karya) saat gelar kasus tersebut di Polrestabes, Medan, Sumatra Utara, Selasa (5/2/2019). Polrestabes Medan berhasil menangkap empat tersangka beserta barang bukti berupa senjata tajam dan dua laras panjang senapan angin terkait kasus pengeroyokan oleh seorang anggota IPK bernama Jarisman Saragih.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUN-MEDAN.com- Polisi terus bekerja keras untuk mengungkap kasus penganiayaan yang menewaskan seorang kader ormas Ikatan Pemuda Karya (IPK) beberapa waktu lalu.

Sebelumnya yang hanya ada enam tersangka yang dikejar.

Teranyar kini telah sembilan tersangka yang dibekuk.

Kasatreskrim AKBP Putu Yudha Prawira membenarkan bahwa pihaknya tengah memburu sembilan tersangka lainnya.

"Kita akan segera menerbitkan surat perintah penangkapan dan Daftar Pencarian Orang (DPO)," kata Putu, Selasa (12/2/2019)

"Pelaku sudah teridentifikasi identitasnya. Terus kita kawal dan lakukan pengembangan kasus ini," sambungnya.

Masih kata Putu, dalam pengembangan itu, polisi juga menemukan petunjuk baru.

Otak pelaku penganiayaan sudah diketahui.

Polrestabes Medan Kejar Enam Pelaku Lain yang Menewaskan Jarisman Saragih

Jarisman Saragih Tewas dengan 7 Peluru di Perutnya, Polisi Jerat 4 Pelaku dengan Pasal Berlapis

Ketua IPK Medan Sebut Penganiayaan terhadap Jarisman Saragih hingga Tewas Sudah Direncanakan

Kapolrestabes Medan Bawakan Tumpang dan Kue untuk Rayakan Hari Pers Nasional di Warkop Jurnalis

Daftar 5 Kata nan Menohok Jokowi dan Prabowo Subianto Jelang Debat Pilpres Kedua

Detik-detik Panggung Roboh, Pengantin dan Beberapa Tamu Nyemplung ke Sungai saat Resepsi Pernikahan

"Ada yang menyuruh. Maksudnya menyerang. Siapa yang menyuruh sudah ketangkap. Tapi kita kembangkan, lagi. Untuk mencari aktor di balik ini semua," tegas Putu.

Pasal 340 KUHPidana yang dikenakan kepada para pelaku juga bukan tanpa alasan.

Halaman
123
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved