Jelang Valentine Day, Penjualan Bunga Meningkat

Produk yang paling banyak diburu pada momen Valentine adalah cokelat, bunga, dan boneka.

Jelang Valentine Day, Penjualan Bunga Meningkat
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Pemilik Joves Fleurist, Pauline Jovanta merangkai valentin box berupa bunga mawar yang dipadukan dengan baby breath dan coklat ke dalam satu kotak. Harga valentin box ini mulai dari Rp 400 ribu. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Bulan Februari identik dengan bulan penuh kasih sayang, dimana beberapa anak muda merayakannya dengan cara memberikan sesuatu bingkisan atau hadiah kepada orang yang spesial dalam kehidupannya. Bagi pelaku usaha, momentum tersebut adalah saat yang paling tepat untuk mendulang laba.

Aneka macam produk yang diasosiasikan sebagai tanda kasih sayang pun akan laris manis. Produk yang paling banyak diburu pada momen Valentine adalah cokelat, bunga, dan boneka.

Pemilik Joves Fleurist, Pauline Jovanta melihat peluang bisnis merangkai bunga ini sebagai hadiah spesial dalam momen tertentu. Ia mengaku bisnis yang dirintis ini berawal dari keisengannya dalam membuat hadiah bunga untuk sang ibu.

"Bisnis bunga ini saya rintis sejak dua tahun lalu, pas mother's day, saya iseng-iseng merangkai bunga sebagai hadiah untuk mama. Kemudian saya post di media sosial teryata banyak yang order," ujar Pauline, di Joves Fleurist, Jalan Brigjen Katamso, Medan, Rabu (13/2/2019).

Pauline menjelaskan untuk modal usaha bunga ini, ia tidak memerlukan investasi uang karena dengan adanya permintaan customer yang terlebih dulu maka kemudian ia pun membuat produk bunganya. "Bunga ini bunga hidup, jadi kalau ada orang yang order, baru kita pesan bunganya, jadi kita enggak invest," ucapnya.

Ia mengatakan pihaknya menyediakan beragam bunga pilihan, namun untuk pesanan bunga yang paling banyak saat momen valentine ini adalah bunga mawar. "Kebanyakan bunga kita itu bunga mawar, bunga matahari, dan kita juga menyediakan beragam warna bunga yakni merah, kuning, pink, biru, tergantung permintaan konsumen," ujarnya.

Bahan baku bunga mawar yang dirangkai Pauline, ia peroleh dari supplier di Jakarta.

Ia pun menunjukan proses merangkai bunga yang telah dipesan konsumen. Untuk merangkai satu produk bunga berupa valentin box, Pauline membutuhkan waktu lebih kurang satu jam.

"Proses merangkai bunga ini mudah-mudah susah tergantung model bunganya. Mau dibilang gampang juga enggak, soalnya prosesnya banyak, satu produk valentine box ini saja bisa makan waktu satu jam," ungkapnya.

Ia pun merangkai satu demi satu bunga mawar merah ke dalam sebuah kotak. Tak hanya bunga mawar, tampak juga baby breath putih dan coklat diisi ke dalam kotak tersebut.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved