KPUD Karo Terima 865.402 Surat Suara, Kapolres: Kita Tempatkan Personel Mengamankan Logistik

Ribuan surat suara yang terbungkus kotak kardus itupun dilangsir dengan menggunakan mobil jenis pick up.

KPUD Karo Terima 865.402 Surat Suara, Kapolres: Kita Tempatkan Personel Mengamankan Logistik
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Untuk pengamanan logistik yang sudah tiba di KPUD Karo, Polres Tanah Karo juga menempatkan beberapa personelnya di Kantor KPUD. 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karo, kembali menerima pasokan logistik untuk keperluan Pemilu 2019. Kali ini, logistik yang datang berupa surat suara.

Amatan www.tribun-medan.com, ribuan suarat suara tersebut terlihat dibungkus dengan menggunakan 1.735 kotak kardus. Dan dikirimkan menggunakan dua mobil truk kontainer yang terparkir di depan Puskesmas Kabanjahe.

Dikarenakan lokasi Kantor KPUD Karo yang terletak sedikit ke dalam gang, maka ribuan surat suara yang terbungkus kotak kardus itupun dilangsir dengan menggunakan mobil jenis pikup.

Meskipun begitu, keamanan penyuplaian barang milik negara ini tetap terjaga. Karena tampak di lokasi pembongkaran surat suara, dikawal oleh pihak kepolisian.

Kapolres Tanah Karo AKBP Benny R Hutajulu, mengatakan dalam rangka pengamanan logistik ini, pihaknya menempatkan 10 personel di KPUD. Namun, jumlah tersebut dibagi menjadi dua grup, yang berisikan lima personel. Nantinya, dua grup tersebut akan bergantian setiap harinya berjaga di KPUD.

"Tiap harinya kami tempatkan sejumlah personel setiap harinya untuk menetap di KPUD. Selain itu, kita juga menempatkan personel di Kantor Bawaslu," ujar Benny, saat ditemui di Kantor KPUD Karo, Jalan Selamat Ketaren, Rabu (13/2/2019).

Selain menetapkan beberapa personel yang menetap di kantor KPUD, pihaknya juga menerjunkan puluhan personel untuk mengamankan kedatangan barang milik negara itu. Untuk kelancaran proses bongkar muat, belasan personel tampak berjaga dan mengawasi kedua akses jalan.

Tak hanya itu, dua personel juga tampak ditempatkan di mobil pick up yang membawa logistik dari truk menuju kantor KPUD.

Ketua KPUD Karo Gemar Tarigan ST, mengungkapkan, seluruh surat suara yang datang kali ini berjumlah 865.402 lembar, dan dinilai sudah memenuhi kebutuhan bagi pemilih di Kabupaten Karo. Dirinya menyebutkan, jumlah tersebut diakumulasikan dari jumlah DPT sebanyak 281.176 ditambah dua persen. Namun, angka tersebut belum termasuk dengan antisipasi tambahan pemilih dari DPK dan DPTb.

"Kalau untuk DPK dan DPTb belum termasuk di situ, karena ada lagi regulasi yang mengaturnya setelah ada keputusan di tingkat pusat dengan rekapitulasi secara berjenjang," ucapnya.

Komisioner KPUD Karo Divisi Hukum Anwar Tarigan, mengungkapkan alasan surat suara datang bertahap karena berbeda tender pelelangan. Dikatakannya, untuk ketiga surat suara yang datang kali ini tendernya dimenangkan oleh pihak yang di tingkat provinsi.

"Makanya yang ini cepat datangnya, kalau untuk Pilpres dan DPR RI pemenangnya di Jakarta, kemungkinan minggu depan sudah datang," ungkapnya.

Ketua Bawaslu Karo Eva Juliani Pandia, menyebutkan pihaknya tetap terus mengawasi setiap tahapan Pemilu, terutama logistik. Terlebih, saat ini masih ada tahapan DPK dan DPTb pihaknya tetap berkoordinasi dengan anggotanya di tingkat bawah seperti PPK dan PPS.

"Terkait dengan surat suara, kita terus berkoordinasi dengan petugas PPK agar mencatat lagi data masyarakat yang berubah seperti yang pindah atau meninggal, dan nanti akan kita rekomendasikan lagi kepada KPU untuk menjadi DPT terbaru," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved