FOTO-FOTO Aksi Unjuk Rasa Tolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual di Medan

Aksi tolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) sebagai upaya menyelamatkan generasi bangsa di depan kantor DPRD Sumut

FOTO-FOTO Aksi Unjuk Rasa Tolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual di Medan - tolak-pengesahan-ruu-pks-3.jpg
TRIBUN MEDAN
Massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Muslim Bersama Umat (AMMBU) melakukan aksi di depan kantor DPRD Sumut, Medan, Sumatra Utara, Kamis (14/2/2019). Dalam aksinya mereka mendesak Pemerintah segera batalkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) sebagai upaya menyelamatkan generasi bangsa.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
FOTO-FOTO Aksi Unjuk Rasa Tolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual di Medan - tolak-pengesahan-ruu-pks-1.jpg
TRIBUN MEDAN
Massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Muslim Bersama Umat (AMMBU) melakukan aksi di depan kantor DPRD Sumut, Medan, Sumatra Utara, Kamis (14/2/2019). Dalam aksinya mereka mendesak Pemerintah segera batalkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) sebagai upaya menyelamatkan generasi bangsa.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
FOTO-FOTO Aksi Unjuk Rasa Tolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual di Medan - tolak-pengesahan-ruu-pks.jpg
TRIBUN MEDAN
Massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Muslim Bersama Umat (AMMBU) melakukan aksi di depan kantor DPRD Sumut, Medan, Sumatra Utara, Kamis (14/2/2019). Dalam aksinya mereka mendesak Pemerintah segera batalkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) sebagai upaya menyelamatkan generasi bangsa.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
FOTO-FOTO Aksi Unjuk Rasa Tolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual di Medan - tolak-pengesahan-ruu-pks-4.jpg
TRIBUN MEDAN
Massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Muslim Bersama Umat (AMMBU) melakukan aksi di depan kantor DPRD Sumut, Medan, Sumatra Utara, Kamis (14/2/2019). Dalam aksinya mereka mendesak Pemerintah segera batalkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) sebagai upaya menyelamatkan generasi bangsa.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
FOTO-FOTO Aksi Unjuk Rasa Tolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual di Medan - tolak-pengesahan-ruu-pks-5.jpg
TRIBUN MEDAN
Massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Muslim Bersama Umat (AMMBU) melakukan aksi di depan kantor DPRD Sumut, Medan, Sumatra Utara, Kamis (14/2/2019). Dalam aksinya mereka mendesak Pemerintah segera batalkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) sebagai upaya menyelamatkan generasi bangsa.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Koordinator Aksi Mahasiswa Muslim Bersama Umat (AMMBU), M Rosyadi Izzudin Nur mengatakan dalam unjuk rasa kali ini untuk menggagalkan dan menganulir Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS), karena dinilai dalam pengkajiannya sarat akan nilai-nilai feminimesme dan liberalisme barat.

"Ini dikhawatirkan ketika ini disahkan menjadi UU, banyak pasal karet yang menjerat orang-orang yang ingin berbuat baik. Karena dia bermuatan feminisme dan liberalisme," ujar Rosyadi, di depan Gedung DPRD Sumut, Kamis (24/2/2019).

"Kami menuntut ini segera dibatalkan demi kemaslahatan bersama untuk menyelamatkan generasi moral muda milenial kita di bangsa ini. Di dalam konten dan RUU P-KS definisi mereka soal kekerasan seksual sangat manipulatif atau tidak memiliki batasan," tambahnya.(ris/tribun-medan.com)

Penulis: Risky Cahyadi
Editor: Risky Cahyadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved