Wacana Penutupan Merdeka Walk, Wali Kota Medan: Dulu Itu Tempat Taksi Gelap dan Kehidupan Malam

Dahulu lahan yang dijadikan sebagai Merdeka Walk saat ini adalah lahan parkir taksi-taksi gelap dan kehidupan malam Kota Medan.

Wacana Penutupan Merdeka Walk, Wali Kota Medan: Dulu Itu Tempat Taksi Gelap dan Kehidupan Malam
TRIBUN MEDAN/LISKA RAHAYU
Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin saat diwawancarai usai pemberian sembako dari Kemensos di Lapangan Benteng, Kamis (14/2/2019). Ia mengapresiasi bantuan Kemensos untuk 1000 KK kurang mampu di Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terkait wacana Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk menutup Merdeka Walk, Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin mengatakan Merdeka Walk dari dulu sudah dibangun seperti itu.

Ia mengatakan, dahulu lahan yang dijadikan sebagai Merdeka Walk saat ini adalah lahan parkir taksi-taksi gelap dan kehidupan malam Kota Medan.

Hal ini dikatakannya usai menghadiri pemberian bantuan sembako kepada 1.000 KK masyarakat kurang mampu Kota Medan di Lapangan Benteng, Kamis (14/2/2019).

Ia juga mengatakan, lokasi Merdeka Walk saat ini dulunya banyak dijadikan sebagai tempat kenakalan yang tidak bisa dikontrol.

"Lapangan Merdeka itu kan dari dulu sudah seperti itu. Yang dibangun untuk Merdeka Walk itu adalah tempat yang dulu dijadikan parkiran taksi-taksi gelap, dan ya, kehidupan malam yang kita tidak tahu. Dan di situ banyak juga kenakalan-kenakalan yang tidak bisa dikontrol," katanya.

Ia pun menjelaskan bahwa sebenarnya tempat berolahraga sama sekali tidak terganggu atas kehadiran Merdeka Walk. Pasalnya, sejak dulu memang tempat itu tidak dipergunakan sebagai sarana berolahraga.

"Tapi prasarana olahraga tidak ada yang terganggu di situ. Karena itu memang dari dulu tidak dipergunakan sebagai sarana dan prasaranan olahraga. Jadi Insya Alalh nanti kita koordinasikanlah," jelasnya.

Wacana tersebut belum dibahas lebih lanjut.  Namun Eldin membenarkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pernah berbicara mengenai Merdeka Walk tersebut.

"Beliau cuma bercerita bagaimana Merdeka Walk itu. Mungkin kan dari satu sisi beliau ditanya-tanya oleh siapa, dan yang mungkin dijawab seperti itu," jelasnya.

Saat ini kontrak antara Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan pengelola Merdeka Walk masih berjalan. Eldin pun mengatakan kontrak akan selesai hingga tahun 2031. Saat ini pihaknya sedang melihat prospek ke depan terhadap Merdeka Walk.

Halaman
12
Penulis: Liska Rahayu
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved