Meski Dapat Nilai Tertinggi, Bupati Ashari Tambunan tak Pilih Keponakan jadi Kadis Penanaman Modal

Namanya sempat diajukan Panitia Seleksi (Pansel) untuk dipilih ke Bupati namun untuk formasi jabatan itu Ashari lebih memilih Syarifah Alwiah

Meski Dapat Nilai Tertinggi, Bupati Ashari Tambunan tak Pilih Keponakan jadi Kadis Penanaman Modal
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Edwin Nasution yang baru diangkat menandatangani berita acara pelantikan di depan Wakil Bupati Deliserdang, Zainuddin Mars, Jumat (14/2/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pembangunan Pemkab Deliserdang, Rudi Tambunan gagal terpilih menjadi pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Deliserdang.

Keponakan Bupati, Ashari Tambunan itu sebelumnya merupakan peraih nilai tertinggi pada seleksi lelang jabatan untuk formasi jabatan Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMP2TSP).

Meski mendapatkan nilai tertinggi dan namanya sempat diajukan Panitia Seleksi (Pansel) untuk dipilih ke Bupati namun untuk formasi jabatan itu Ashari lebih memilih Syarifah Alwiah untuk menjadi Kadis. Syarifah sebelumnya menjabat sebagai Kadis Ketahanan Pangan.

Acara pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati, Zainuddin Mars di gedung Balairung Pemkab Jumat, (14/2/2019).

Syarifah dilantik bersamaan dengan pejabat hasil lelang jabatan lainnya seperti dr Ade Budi Krista yang dilantik sebagai Kadis Kesehatan, Timur Tumanggor yang sebagai Kadis Pendidikan, Yudi Hilmawan sebagai Kepala BKD dan Edwin Nasution sebagai Staf Ahli Bupati.

Di antara pejabat hasil lelang yang dilantik ini hanya Syarifah yang merupakan peringkat kedua berdasarkan hasil akhir nilai yang dikeluarkan oleh pansel, sementara yang lainnya merupakan peraih peringkat pertama.

Usai acara pelantikan, Syarifah yang ditanyai para wartawan tidak bersedia untuk memaparkan bagaimana program kerjanya ke depan. Saat itu dirinya terus-terusan menjawab no comen sambil terus mendekati dr Aida Harahap yang juga dilantik bersamaan dengannya menjadi Asisten II Pemkab karena rotasi jabatan.

"Saya no comment dulu untuk hari ini. Saya belum bersedia untuk memberikan komentar apapun. Saya belum bersedia,"kata Syarifah berulang-ulang.

Syarifah dilantik menggantikan posisi Jonas Damanik yang pada saat hari yang sama dilantik menjadi Kadis Ketenagakerjaan tempat posisi dimana dirinya dulu pernah menjabat. Informasi yang dikumpulkan, terpaksa dikembalikan lagi ke posisi semula karena dianggap belum memberikan kinerja sesuai yang diharapkan oleh Bupati Ashari.

Jonas adalah Kadis Perizinan kedua yang dianggap tidak sanggup memegang amanah karena sebelumnya sudah ada Kamaluddin yang sempat mengundurkan diri dari jabatan.

Halaman
12
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved