Viral Medsos

Dedek Napitupulu TKI Asal Asahan Meninggal Dunia di Malaysia, Jenazah Masih Tertahan di Rumah Sakit

eorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Dedek Syahputra Napitupulu (25) meninggal dunia di Hospital PUMM, Malaysia, Selasa (12/2/2019)

Dedek Napitupulu TKI Asal Asahan Meninggal Dunia di Malaysia, Jenazah Masih Tertahan di Rumah Sakit
Facebook/Indra Ringo
Dedek Syahputera ketika dirawat di Rumah Sakit, Malaysia, Selasa (12/2/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com-Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Dedek Syahputra Napitupulu (25) meninggal dunia di Hospital PUMM, Malaysia, Selasa (12/2/2019)

TKI yang merupakan warga Dusun IV Pulau Rakyat Tua (Portu) Kecamatan Pulau Rakyat Kabupaten Asahan Sumatera Utara ini meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan ketika hendak berangkat kerja.

Informasi meninggalnya Dedek Syahputera disampaikan oleh akun Facebook Ulul Azmi Utami Butar-Butar ke Tribun Medan, Jumat (15/2/2019)

Dalam informasinya, Ulul menyampaikan bahwa status TKI Dedek Syahputera sudah tidak aktif lagi (Ilegal) karena tidak melakukan perpanjangan permit.

"Almarhum merantau ke Malaysia yang awalnya berstatus legal tapi karena tidak melakukan perpanjangan permit sekarang kondisi almarhum dalam keadaan kosong (ilegal)," tulis Ulul dalam pesannya ke Tribun Medan.

Kartu Identitas Dedek Syahputera
Kartu Identitas Dedek Syahputera (Facebook/Indra Ringo)

Disampaikan bahwa Dedek adalah TKI yang berasal dari keluarga kurang mampu, dan kedua orang tuanya sudah meninggal, begitu juga kakaknya.

Saat ini Dedek Syahputera hanya memiliki seorang adik perempuan yang baru lulus dari SMA bernama Cici Qomariyah Napitupulu yang kini tinggal di Padang.

Semasa Dedek Syahputera dirawat di rumah sakit, sang adik hanya bisa menangis mendengar abangnya koma di rumah sakit berhari-hari, hingga akhirnya meninggal.

"Cici Qomariyah hanya bisa menangis dan mendoakan berharap abgnya Dedek Syahputra yang satu satunya harta paling berharga yang ia miliki," tulis Ulul dalam pesannya.

"Namun takdir berbicara lain, Dedek Syahputra Napitupulu tidak mampu bertahan dan meninggalkan kami semua pada Selasa (12/2) sekira pukul 21.00 Wib," lanjut Ulul.

Halaman
123
Penulis: Royandi Hutasoit
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved