Bersiap Ikut Kejurnas NPC Indonesia 2019 di Jakarta, Atlet NPC Sumut Ini Bidik Medali Emas

Target kejurnas ya mudah-mudahan emas. Itulah yang paling dekat, baru menyusul Peparnas Papua nanti 2020.

Bersiap Ikut Kejurnas NPC Indonesia 2019 di Jakarta, Atlet NPC Sumut Ini Bidik Medali Emas
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Atlet NPC Sumut Subagio 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Atlet difabel cabor Tenis Meja NPC Sumut, S Subagio, menargetkan mampu menyabet medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) yang akan digelar pada tahun ini di Jakarta.

Selain membidik medali emas di Kejurnas, Subagio yang bermain di kelas T8 (difabel fisik pada kaki) juga menargetkan mampu meraih juara pada seleksi daerah yang akan digelar NPC Sumut pada bulan April mendatang.

"2019 kalau tidak ada halangan nanti Kejurnas NPCI di Jakarta, akhir tahun mungkin. Target kejurnas ya mudah-mudahan emas. Itulah yang paling dekat, baru menyusul Peparnas Papua nanti 2020. Selekda nanti bulan 4, Target juara Selekda. Selekda nanti lolos masuk ke Kejurnas baru Peparnas," ujarnya kepada Tribun , Selasa (19/2/2019).

Saat ini, Subagio yang juga tergabung di JM Klub tenis meja Binjai mengaku tengah bergiat latihan sebagai persiapan menuju Kejurnas. Selain rutin berlatih dibimbing pelatih tenis meja NPC Sumut M Ridwan (Pak Ang), dirinya juga rutin berlatih tanding (sparing) dengan atlet-atlet normal di klubnya.

"Persiapannya ya itu latihan seminggu tiga kali di NPC Sumut, juga di Binjai ada klub tenis meja. Di rumah hampir setiap hari. Ikut juga Antar klub-klub itu ngadakan turnamen di Binjai, sparing sama orang-orang normal lah. Latihan Fisik minimal kalau pertama datang itu lari, sambil senam-senam, lalu ada latihan teknik, habis itu latihan bola banyak lah," terangnya.

Lebih lanjut kata Subagio, dirinya yang bermain dengan bat karet bintik, pada Kejurnas NPCI mendatang kemungkinan akan kembali menghadapi lawan-lawan berat yakni atlet asal DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar), dan Jawa Timur (Jatim).

Namun Subagio mengaku masih optimistis untuk bisa meraih medali emas. Apalagi atlet asal Binjai yang tergabung di NPC Medan itu juga berharap bisa membawa pulang medali dan bisa langsung eksis menuju Peparnas 2020 di Papua.

Karena itu dalam setiap latihannya dirinya pun terus meningkatkan kualitas kemampuannya dengan berlatih semakin intensif menggunakan bad pingpong karet bintik.

"Waktu pertama dulu ikut Kejurnas di Bandung cuma itu lawan beratnya. Strateginya ada, itulah dengan memperbaiki kemampuan bermain dengan bat karet bintik. Karena saya pemain tenis meja dengan bat karet bintik, bukan karet polos. Kegunaannya (karet bintik) untuk menyulitkan lawan. Jadi itulah dimatangkan sama pak Ang untuk bisa lebih maju lagi," ungkapnya.

(Cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved