Perdana Ikut Porprovsu 2019, Atlet Gulat Dewi Sartika Nasution Targetkan Medali Emas

Dewi yang akan turun di kelas 50 kg ini juga bertekad untuk bisa lolos bermain di ajang PraPON usai Porprovsu 2019.

Perdana Ikut Porprovsu 2019, Atlet Gulat Dewi Sartika Nasution Targetkan Medali Emas
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Dewi Sartika Nasution, Pegulat putri binaan PGSI kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pegulat Putri Kota Medan, Dewi Sartika Nasution menargetkan mampu mendulang Medali emas pada perhelatan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu 2019) yang rencananya akan digelar Juni mendatang.

Dewi yang akan turun di kelas 50 kg ini juga bertekad untuk bisa lolos bermain di ajang PraPON usai Porprovsu 2019.

"Persiapan sih Porprovsu bulan 6 ini. Target wajib emas dan masuk PraPON. Itu memang sudah target dalam diri harus bisa masuk ke PraPON," ujarnya kepada Tribun Medan, Selasa (19/2/2019).

Saat ini kata Dewi, dirinya sudah rutin menjalani latihan minimal lima hari dalam seminggu. Latihan yang dilakoninya antara lain mulai dari latihan fisik, teknik, ketahanan hingga strategi bertanding.

Di bawah asuhan pelatih dari Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Medan, Andre Tampubolon, Dewi bersama rekan-rekannya terus digembleng untuk terus meningkatkan kemampuan hingga jelang Porprovsu.

"Kalau latihan di PGSI Medan di Gg Inpres dari hari Senin-Jumat, terus Sabtu latihan sendiri fitnes. Untuk latihan fisik biasa main beban biar nambah power di fitnet KONI Medan, terus lari biasa satu jam, push up, sit up. Kadang push up nya mau 900 kali di suruh satu jam gitu," ungkap peraih Juara 1 piala Wali Kota Padangsidimpuan tahun 2017 ini.

Lebih lanjut, Siswi kelas XI SMA Negeri 14 Medan ini mengatakan dalam persiapannya menuju Porprovsu, masih ada beberapa hal yang harus terus ditingkatkannya. Begitu juga dengan strategi bertanding yang sudah harus dimilikinya saat berlaga di Porprovsu nanti.

"Masih ada yang perlu dibenahi kayak power, kelincahan, sama daya tahan. Kalau gulat ini mainnya harus ada dipikiran kita (strategi) gak boleh asal-asalan," kata peraih Juara 1 Popda di Padangsidimpuan tahun 2018 ini.

Ditanya soal saingan berat, Atlet Putri yang tergabung di PPLPD Dispora Medan ini mengatakan bahwa dirinya perlu mewaspadai lawan tangguh asal Kabupaten Karo dan Sergai.

Namun meski harus menghadapi sejumlah lawan tangguh, Atlet kelahiran tahun 2002 ini tetap optimistis mampu menggapai targetnya tersebut. Apalagi dirinya juga bertekad untuk ikut bermain di PON Papua 2020.

"Saingan berat kayaknya dari Karo, selain itu paling lawan yang Porwil kemarin yang senior itu dari Sergai, soalnya kan masih pelajar sendiri gitu. Saya harus bisa dari olahraga ini biar bisa banggakan orangtua dan pelatih saya," Kata peraih Medali perunggu Kejurnas senior U-23 di Semarang, Jawa Tengah tahun 2018 ini.

(cr11/tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved