Hanya 6 Eselon Dua Sumut Lolos Penilaian, Perilaku dan Kecerdasan Diukur Tim Psikolog

"Tolong lah, awak pikirin ini 33 kabupaten/kota, orang-orangnya harus mampu lah," ujar Edy Rahmayadi.

Hanya 6 Eselon Dua Sumut Lolos Penilaian, Perilaku dan Kecerdasan Diukur Tim Psikolog
TRIBUN MEDAN/SATIA
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, saat ditemui seusai melantik Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi Sumut, di eks gedung Satpol-PP, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Senin (18/2/2019). 

MEDAN, TRIBUN - Hanya enam dari 49 pejabat eselon dua di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, yang melewati poin standar pada seleksi assessment.

Seleksi tersebut dilaksanakan untuk mencari pejabat yang dapat meningkatkan kualitas Sumut.

Tujuannya untuk mendapat pejabat eselon dua yang mampu mengelola secara baik dinas dan menghasilkan peningkatan untuk Sumut. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengaku, belum tahu kalau hanya enam Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mendapatkan nilai bagus.

"Aah siapa bilang? Nanti aku pelajari dulu. Kalian-kalian aja yang aku lihat tiap hari," katanya, sesuai melaksanakan salat di Masjid Agung, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Selasa (19/2).

Menurut seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumut, yang enggan namanya dipublikasi, mengatakan, hasil seleksi assessment tersebut, didengarkannya setelah mengikuti rapat dengan Gubernur pada Senin sore.

"Jadi kami dipanggil semua, semalam. Pada rapat itu, semua kepala OPD ikut, saya hanya mewakili. Pada saat rapat, Edy membahas semuanya. Untuk seleksi assessment hanya enam yang dikategorikan baik setelah dilakukanya seleksi eselon dua. Dan, 15 dipertimbangkan nilainya," katanya.

Ia menambahkan, hanya ingat empat dari enam orang terbaik tersebut. Mereka adalah Kadis Pendidikan Arsyad Lubis, Kepala BPPRD Sarmadan, Kepala BPBD Riadil Akhir Lubis, dan Kadis Pariwisata Hidayati.

"Untuk namanya itu aja yang aku tahu, ya," katanya.

Sarmadan mengaku, belum tahu hasil dari assessment tersebut. Tetapi, ia senang apabila masuk kelompok enam orang terbaik hasil seleksi assessment.

"Jangan lah ke saya, ke BKD lah. Nggak tahu saya, jangan lah saya, karena belum ada informasinya. Saya belum tahu jelasnya. Saya belum tahu hasilnya, tetapi syukur alhamdulillah kalau ini menjadi salah satu pertimbangan baik bagi saya," ucapnya.

Halaman
1234
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved