PLN UP3 Medan Bangun Kabel SKTM 20 KV Sepanjang 196 KMS

PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan berupaya memperbaiki sistem yang ada di Kota Medan.

PLN UP3 Medan Bangun Kabel SKTM 20 KV Sepanjang 196 KMS
TRIBUN MEDAN/AYU PRASANDI
Petugas melakukan pengerjaan pembangunan pekerjaan penguatan sistem jaringan listrik 20KV. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan sejak dua bulan lalu tepatnya di bulan November hingga Desember sudah berupaya memperbaiki sistem yang ada di Kota Medan.

Manager PLN UP3 Medan, Lelan Hasibuan, mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan PLN UP3 Medan yaitu membangun tiga gardu umum dan membangun jalur-jalur Saluran Kabel Bawah Tanah (SKTM).

“Tujuannya semua adalah untuk memperbaiki sistem kelistrikan yang ada di Kota Medan dan harus fokus sekarang karena nantinya di bulan April kita sama-sama tahu akan ada event besar di Indonesia yaitu pesta demokrasi,” ujarnya, Kamis (21/2/2019).

Ia menuturkan, PLN UP3 Medan membangun kabel SKTM 20 KV sepanjang 196 KMS atau 17 penyulang express dari Gardu Induk dan enam Penyulang Express dari Gardu Hubungan (GH) 20 KV ke GH 20 KV sebanyak tiga lokasi yaitu di GH Ahmad Yani, GH Labuhan dan GH Cemara.

“Tujuan dari pembangunan kabel SKTM 20KV dan GH 20 KV adalah mengantisipasi manuver bebasn apabila terjadi gangguan pada salah satu trafo daya 150KV atau GI, maka beban dapat dialihkan ke GI yang lain melalui GH 20KV dan penyulang express 20 KV yang baru dibangun sehingga pemadaman akibat gangguan dapat di atasi,” tuturnya.

Ia menjelaskan, adanya pembangunan-pembangunan tersebut pastinya ada sesuatu di lapangan yang berubah dan mungkin juga bisa sedikit mengganggu aktivitas masyarakat dan PLN meminta maaf.

“Atas pembangunan itu pasti berdampak, namun demikian kami pastikan bahwa yang berdampak ke lalu lintas khususnya diupayakan sesingkat mungkin. Jadi kalau kerja pagi, malamnya harus sudah selesai walau tidak normal sekali namun sudah bisa untuk dilalui,” jelasnya.

Ia menerangkan, karena untuk jalan ada standarisasi yang harus diikuti sebelum diaspal. Ada waktu dan proses yang harus dipenuhi tidak bisa langsung melakukan pengaspalan.

“Kami dari PLN UP3 Medan meminta maaf kepada masyarakat bila ada hal-hal yang mengganggu aktivitas akibat dari pembangunan tersebut. Tetapi pembangunan tersebut jauh lebih penting daripada sekadar terganggu sementara,” terangnya.

Ia memastikan pembangunan tersebut akan segera diselesaikan sebelum pesta demokrasi yang akan berlangsung di tanggal 17 April semua sudah normal kembali dan saat ini untuk persentasenya sudah 90 persen.

“Kompensasi akibat dari dampak pembangunan jalur tersebut juga PLN berusaha membantu Kota Medan dengan memperbaiki taman yaitu di Taman Beringin dengan membuat joglo dan jogging track,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, pembangunan yang dilakukan PLN tersebut juga bertujuan untuk menggabungkan subsisting yang ada di Kota Medan dan juga bisa mejadi kekuatan bagi PLN untuk tidak terjadi pemadaman listrik.

(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved