Sensasi Nikmatnya Kopi Lokal di Kopi Medan, Yuk Mampir. . .

Anda bisa mencicipi kopi lintong, kopi mandailing, kopi dolok sanggul kopi tanah karo, kopi sidikalang, kopi sipirok, kopi simalungun.

Sensasi Nikmatnya Kopi Lokal di Kopi Medan, Yuk Mampir. . .
TRIBUN MEDAN/SEPTRIANA AYU SIMANJORANG
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menikmati segelas kopi didampingi Presiden Direktur Hotel Danau Toba Johny Pardede. Edy Rahmayadi mengapresiasi dibukanya gerai Kopi Medan di pelataran Hotel Danau Toba Internasional. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Kenikmatan kopi Sumatera Utara sudah tersohor hingga ke mancanegara.

Sebut saja kopi sidikalang, penikmat kopi ini tak hanya datang dari Indonesia, tetapi juga dari luar negeri.

Tetapi menjamurnya kedai kopi di Kota Medan menyebabkan banyak sekali jenis kopi yang beredar dipasaran. Kopi dari mulai sabang sampai merauke bahkan hingga luar negeri mudah didapatkan.

Jika anda ingin menikmati kopi-kopi autentik dari tanah Sumatera Utara, Kopi Medan bisa jadi pilihan.

Di gerai kopi yang berlokasi di pelataran Hotel Danau Toba Internasional, Jalan Imam Bonjol No 17 Medan ini, anda bisa mencicipi kopi lintong, kopi mandailing, kopi dolok sanggul kopi tanah karo, kopi sidikalang, kopi sipirok, kopi simalungun, dan kopi hutaraja.

Pembukaan Kopi Medan ini diapresiasi oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. Menurutnya masyarakat masih sering menganggap sepele dengan kopi dari tanah sendiri.

Pembukaan Kopi Medan diapresiasi oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. Didampingi Presiden Direktur Hotel Danau Toba Johny Pardede, Edy menggunting pita sebagai tanda dibukanya Kopi Medan, Selasa (19/2/2019)
Pembukaan Kopi Medan diapresiasi oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. Didampingi Presiden Direktur Hotel Danau Toba Johny Pardede, Edy menggunting pita sebagai tanda dibukanya Kopi Medan, Selasa (19/2/2019) (TRIBUN MEDAN/SEPTRIANA AYU SIMANJORANG)

"Saya terimakasih sekali kepada kakanda saya ini (Johny Pardede). Beliau yang mengembangkan kopi ini. Padahal niat saya akan saya kembangkan kopi-kopi ini karena permintaan Kopi Lintong begitu banyak," ujarnya saat hadir di acara grand opening Kopi Medan, Selasa (19/2/2019)

Kata Hamzah, sebenarnya kopi-kopi di sini, khususnya kopi lintong sudah terkenal sampai ke luar negeri dan sangat mahal. Jadi Kopi Medan menjual kopi tersebut dengan harga terjangkau tapi pembeli mendapatkan kopi yang benar-benar berkualitas bagus.

"Sebenarnya jenis kopi hanya ada dua yaitu kopi robusta dan kopi arabika. Yang membedakannya adalah kopi ini ditanam di lokasi berbeda. Nah kondisi tanah, udara, ketinggian lokasi itu bisa mempengaruhi rasa kopinya," ujar Director of Sales Hotel Danau Toba Muhammad Hamzah, Selasa (19/2/2019)

Karena itu, menurut Hamzah kopi yang ditanam di daerah Lintong dan Mandailing bisa memiliki aroma dan rasa berbeda. Seorang barista di Kopi Medan, Poetra mengatakan masing-masing kopi memiliki rasa yang berbeda. Perbedaan rasa kopi ini biasanya paling jelas didapati sesaat setelah menenggak kopi.

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved