KPU Dairi Imbau Relawan Demokrasi Jangan Keseleo Lidah Sosialisasikan Pemilu 2019

Para relawan, yang diberi nama Relawan Demokrasi, ini sebelumnya telah diseleksi pada bulan Januari lalu dan telah dilantik oleh Ketua KPU Dairi.

KPU Dairi Imbau Relawan Demokrasi Jangan Keseleo Lidah Sosialisasikan Pemilu 2019
Tribun Medan / Dohu Lase
Relawan Demokrasi bertanya saat Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berbasis Relawan Demokrasi dalam Pemilu Tahun 2019 di Kantor Camat Sidikalang, Dairi, Jumat (22/2/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com- Untuk menyukseskan Pemilu 2019 di wilayahnya, KPU Kabupaten Dairi menggerakkan sejumlah 55 pemuda dan pemudi untuk menjadi relawan.

Hari ini, Jumat (22/2/2019), KPU Dairi menyosialisasikan materi pendidikan terkait proses pemilu terhadap para relawan di Aula Kantor Camat Sidikalang.

Para relawan, yang diberi nama Relawan Demokrasi, ini sebelumnya telah diseleksi pada bulan Januari lalu dan telah dilantik oleh Ketua KPU Dairi.

Komisioner KPU Dairi Jenny Ester Pandiangan selaku pemateri pada hari itu menuturkan, para Relawan Demokrasi bertugas sebagai perpanjangan tangan KPU ke desa-desa dalam hal menyosialisasikan Pemilu 2019 kepada masyarakat.

Jenny berharap, para relawan dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan benar, sehingga partisipasi pemilih meningkat dan tingkat kesalahan saat pencoblosan menurun.

"Dekati masyarakat. Sampaikan secara baik dan upayakan dalam bahasa sesederhana mungkin. Pesankan kepada mereka untuk tidak alergi terhadap politik," ujar Jenny di hadapan para relawan.

"Sebab politik berhubungan erat dengan kekuasaan. Artinya, politik pasti berhubungan dengan hajat masyarakat," tambahnya.

Pengakuan Romi, Ambil Janin adalah Permintaan Istri saat Hembuskan Nafas Terakhir Pasca-digorok

Coupettte, Kucing Mendiang Karl Lagerfeld yang Dapat Warisan Rp5,3 Triliun

Gigit Polisi, Pria Penghina Jokowi yang Curi iPhone Terbaru di Medan Dilumpuhkan Dengan Timah Panas

Bocah Kecanduan Main Game di Warnet, Ibunya Sampai Datang Menyuapi Makan dan Vitamin

Poin tak kalah penting yang harus disampaikan, lanjut Jenny, ialah mengajak masyarakat untuk antigolput dan antimoney politic.

Jenny kemudian mengimbau para relawan untuk jangan keseleo lidah ketika bertemu masyarakat, sebab bisa saja masyarakat menafsirkan lain.

"Hindari mengatakan 'Jangan coblos dua-duanya, satu saja'. Hindari. Katakan begini 'Untuk menghindari surat suara batal, jangan mencoblos lebih dari satu'," tegas Jenny.

Spot Instagramable hingga Kampung Kopi akan Hadir di Pekan Raya Sumatera Utara ke-48

Sempat Diduga Punah, Lebah Raksasa Bulldog Terbang yang Dulu Dibukukan Wallace, Ditemukan Lagi

Taufik Hutabarat Dituntut Sigap dan Bersabar Mengawasi Tahanan Tipikor hingga jadi Tempat Curhat

Selanjutnya, Jenny memaparkan proses-proses tahapan pemilu kepada para relawan. Paparan juga diselingi dengan pertanyaan-pertanyaan dari para relawan.

Amatan Tribun Medan, pertanyaan para relawan didominasi seputar kendala yang dihadapi di lapangan.

Jurnalis Dicekik, Dipaksa Hapus Rekaman hingga Kehilangan Ponsel saat Meliput Munajat 212 di Monas

Buzzer Hoaks Pilpres Bergaji Rp 100 Juta, Donatur Bersedia Sumbang Dana Rp 2 Miliar

Wanita Ini Terpaksa Suapi Anaknya yang Sedang Main Game di Warnet karena Sudah Tak Pulang 2 Hari

"Ke-55 Relawan Demokrasi ini bertugas sebagai Mitra KPU Dairi dalam menyosialisasikan atau menyebarkan informasi seluas-luasnya tentang Pemilu 2019 kepada masyarakat yang ada di 15 kecamatan di Kabupaten Dairi," ujar Jenny saat ditemui usai di sela-sela acara.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved