Salmon Arsik, Satu dari Ratusan Menu Baru Cambridge Hotel Medan

Tinera Siburian mengatakan acara ini merupakan acara yang dipersiapkan untuk memperkenalkan konsep food and beverage (FnB) baru hotel ini.

Salmon Arsik, Satu dari Ratusan Menu Baru Cambridge Hotel Medan
TRIBUN MEDAN/SEPTRIANA AYU SIMANJORANG
Ratusan makanan berjejer rapi di The Cafe Lavel 1 Cambridge Hotel Medan. Makanan-makanan ini diperkenalkan kepada para tamu yang diundang dalam acara Food Parade, Jumat (22/2/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Ratusan makanan berjejer rapi di The Cafe Lavel 1 Cambridge Hotel Medan. Makanan-makanan ini diperkenalkan kepada para tamu yang diundang dalam acara Food Parade, Jumat (22/2/2019).

Tema yang diangkat dalam Food Parade ini adalah Back to Stone. Tema ini ditunjukkan dari dekorasi seperti batu-batu yang diletakkan di sudut-sudut meja buffet.

Public Relation Executive Cambridge Hotel Medan, Tinera Siburian mengatakan acara ini merupakan acara yang dipersiapkan untuk memperkenalkan konsep food and beverage (FnB) baru hotel ini.

"Temanya Back to Stone itu ibaratnya seperti zaman-zaman batu kan, jadi artinya kita ulang lagi nol. Kita mau tunjukkan seperti ini image Cambridge Hotel Medan yang baru dari segi FnB," ujar Nera.

Seperti diketahui hotel ini dulunya bernama Grand Swiss Bell Hotel sebelum di rebranding September lalu menjadi Cambridge Hotel Medan.

"Jadi bukan berarti kita meninggalkan kualitas Grand Swiss Bell Hotel dulu tapi kita mengimprovisasi agar lebih baik lagi," kata Nera.

Makanan yang disiapkan beragam mulai western food, indonesian food, dan asian food. Namun ada 12 menu yang wajib anda coba jika berkunjung ke hotel ini. Satu diantaranya adalah salmon arsik. Arsik merupakan makanan khas dari suku Batak.

"Biasanya kan arsik itu terbuat dari ikan mas atau ikan nila. Tetapi ikan yang seperti itu banyak durinya. Jadi kita buat dengan ikan salmon tapi bumbunya bumbu arsik," ujar Executive Chef Cambridge Hotel Medan Budiman Brata Yudha, Jumat (22/2/2019).

Selain ikan salmon arsik ada 149 menu lain mulai makanan pembuka, makanan utama, dan makanan penutup. 150 makanan tersebut bisa didapatkan di empat outlet Cambridge Hotel Medan.

"Kita ada di The Edge, The Cafe, The Baked, dan Banquet. Semua makanan kita unggulkan tapi ada yang signature dish nya yaitu mie aceh wagyu, soto lobster, sate kebab, mie sop bebek, dan lainnya," ujar Chef Budi.

Para tamu tampak mencicipi satu persatu menu. Diawal management mengeluarkan makanan pembuka disusul makanan utama dan makanan penutup. Semua yang disajikan dalam Food Parade ini adalah makanan baru dan kemungkinan akan diluncurkan Maret nanti.

"Kita kan chef baru mungkin chefnya ini ingin membuat sebuah gebrakan. Bahwa enggak selamanya hotel bintang lima itu makanannya yang berat-berat," ujar Nera.

Menurut Nera , makanan-makanan yang disajikan saat ini disesuaikan dengan segmen pasar Cambridge Hotel Medan. Karena Segmen pasar kebanyakan orang-orang Indonesia menu yang disediakan kali ini lebih bercita rasa Indonesia.

"Kalau dulu kayanya kan bintang lima ya western, kali ini kita banyak mengeluarkan menu dengan cita rasa Indonesia. Ekspektasi kita tamu juga akan tertarik sih karena lidah mereka pasti akan lebih memilih dengan masakan seperti ini," pungkasnya.

(cr18/tribun-medan.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved