Inilah Bahaya Tidur dengan Rambut Basah Menurut Penelitian

Jika itu terjadi, perhatikan tempat tinggal kita, mungkin karena sarung bantal atau seprai yang kita gunakan adalah penyebabnya.

Inilah Bahaya Tidur dengan Rambut Basah Menurut Penelitian
TribunJogja.com
Ilustrasi rambut basah 

TRIBUN-MEDAN.com-Sebagian dari kita mungkin pernah mendengar larangan untuk tidur saat rambut masih basah.

Konon katanya, hal ini memungkinkan kita mudah terserang penyakit, merusak rambut, atau kulit kita.

Atau orang tua akan menasihati kita untuk mengeringkan rambut sebelum pergi tidur agar tak terkena flu di pagi hari karena kedinginan.

Tetapi sebenarnya apakah semua itu benar? Atau ada alasan lain yang mendasarinya?

Kedinginan karena rambut basah sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kita yang menjadi flu menurut Dr. William Schaffner, seorang profesor kedokteran di Divisi Penyakit Menular di Vanderbilt University Medical Center.

Ada kemungkinan hal ini karena bakteri dan virus yang ada di dalam bantal yang kita pakai.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bantal, terutama dengan bahan sintetis bisa menampung jamur dan jamur tersebut akan memicu asma dan alergi.

Mikroorganisme ini akan bekerja dengan baik di lingkungan yang lembap begitu pula dengan tungau, ungkap Dr. Payel Gupta, seorang ahli alergi dan juru bicara American Lung Association.

Gupta juga mengatakan tak ada bukti jika seorang yang tidur dengan rambut basah berpotensi memiliki alergi atau asma.

Jika itu terjadi, perhatikan tempat tinggal kita, mungkin karena sarung bantal atau seprai yang kita gunakan adalah penyebabnya.

Halaman
12
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved