Peserta Ujian Seleksi PPPK Deliserdang Hanya 214 Orang

Jumlah peserta yang mengikuti seleksi ini jauh lebih sedikit dibanding dengan data base Pemerintah.

Peserta Ujian Seleksi PPPK Deliserdang Hanya 214 Orang
tribunkaltim
UPDATE PPPK 2019 

TRIBUN-MEDAN.com-Ujian seleksi penerimaan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Deliserdang hanya diikuti oleh 214 orang tenaga honorer Eks Kategori II (TH Eks K-II).

Ujian dilaksanakan di SMK Negeri 1 Percut Seituan Sabtu, (23/2/2019).

Jumlah peserta yang mengikuti seleksi ini jauh lebih sedikit dibanding dengan data base Pemerintah sebab untuk di Kabupaten Deliserdang ada sebanyak 296 orang yang sebenarnya berpeluang.

Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan Pegawai dan Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Deliserdang, Syahrul membenarkan bahwasanya yang sudah masuk dalam data base ada 296 orang.

Ia menjelaskan sebenarnya pada saat proses pendaftaran ada 216 orang yang berhasil. Namun demikian pada saat pelaksanaan ujiannya ada dua orang yang tidak hadir tanpa diketahui alasannya.

"Kita juga ya tidak tahu kenapa yang dua orang itu tidak hadir. Memang yang sudah masuk data base Pemerintah itu ada 296 orang, tapi ini tidak valid juga untuk sekarang ini. Seperti untuk penyuluh pertanian misalnya yang masuk data base ada 70 orang tapi setelah diverifikasi hanya ada 64 orangnya sebenarnya,"ujar Syahrul Minggu, (24/2).

Syahrul berpendapat banyak kemungkinan mengapa data tidak valid. Satu diantara kemungkinannya adalah adanya orang yang telah mengundurkan diri karena berbagai hal seperti telah dapatnya pekerjaan yang lebih baik sebelumnya.

Hal-hal seperti itu disebutnya sudah menjadi hak dari masing-masing orang.

"Ada juga sebenarnya dia masuk data base tapi terlambat mendaftarnya. Ada itu yang kemarin datang ke ruangan saya mempertanyakan hal itu. Ya dia katanya baru dapat kabar, sebelum-sebelumnya itu dia ngakunya enggak ada yang menginfokan. Dia datang tanggal 18 sementara untuk pendaftaran batas waktunya hanya sampai tanggal 17 saja, ya manalah bisa,"kata Syahrul.

Syahrul kembali menegaskan bahwasanya informasi penerimaan calon P3K yang baru pertama kalinya dilakukan di Indonesia ini sudah mereka informasikan diberbagai pihak. Karena peluangnya hanya untuk tenaga penyuluh pertanian, tenaga guru dan tenaga kesehatan informasi itupun sudah jauh hari mereka sampaikan ke Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Selain itu informasi ini juga dimasukkan dalam situs website Pemkab Deliserdang.

"Yang datang ke ruangan saya dan ngaku tidak mendapatkan informasi itu katanya guru kerjanya. Ya padahal dinas pendidikan sudah kita surati termasuk ke dinas-dinas lain. Ya maunya OPD (Organisasi Perangkat Daerah) nya lah yang meneruskan informasi dari kita itu ke dinas Korcam (koordinator Kecamatan/perwakilan di Kecamatan). Memang banyak mereka tau karena dari kawan ke kawannya saja. Tapi sebenarnya di website Pemkab ada juganya itu. Kalau hasil kita belum tau siapa saja yang lulus karena kemarin sampai sore ujiannya selesai. Awal Maret nanti pengumuman resminya,"kata Syahrul.

Pelaksanaan ujian seleksi penerimaan calon P3K di SMK Negeri 1 Percut Seituan sempat ditinjau oleh Sekda Deliserdang, Darwin Zein Sabtu, (23/2/2019). Namun saat itu Darwin tidak sampai masuk ke dalam ruangan karena dalam hal ini Pemkab hanya merupakan panitia instansi saja. Sementara untuk pelaksaanan ujian di dalam diawasi oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

Pelaksanaan seleksi P3K ini dilakukan dengan sistem ujian anak sekolah dengan mengunakan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ketentuan ini diatur dalam Permen PAN dan RB nomor 4 tahun 2019 tentang nilai ambang batas seleksi P3K untuk guru, dosen, tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian. Seleksi meliputi seleksi administrasi, kompetensi dan wawancara yang dituangkan dalam tulisan.

Seleksi kompetensi terdiri dari seleksi kompetensi teknis, manajerial dan sosial kultural. Sesuai pasal 6 mengenai jumlah soal dan pembobotan nilai seleksi kompetensi untuk yang teknis terdiri dari 40 soal dengan bobot jawaban benar 40 dan salah 0. Untuk managerial terdiri dari 40 soal juga bobot jawaban benar 1 dan salah 0. Kemudian untuk sosial kultural 10 soal dengan bobot benar 2 dan salah 0. Khusus wawancara jawaban benar bernilai 3, 2 dan 1 tidak dijawab 0.

(dra/tribunmedan)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved