Thompson HS: Raja Sisingamangaraja tak Bisa Dilepaskan sebagai Simbol Raja Batak

"Ketokohan Sisingamangaraja bisa lebih komplek dari yang sekadar diketahui umum," ujarnya.

Thompson HS: Raja Sisingamangaraja tak Bisa Dilepaskan sebagai Simbol Raja Batak
TRIBUN/M Nasrul
Musa Rajekshah, berziarah ke makam Raja Sisingamangaraja XII saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Tobasa, Minggu, (25/2/2018) lalu. 

TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR - Budayawan Batak, Thompson HS memgatakan Raja Sisingamangaraja XII tidak bisa dilepaskan sebagai simbol Raja Batak meski Raja Sisingamangaraja dikenal bermarga Sinambela dengan induk marga Si Raja Oloan. Bahkan, memurutnya ketokohan Sisingamangaraja bisa lebih kompleks dari yang sekadar diketahui umum.

"Ketokohan Sisingamangaraja bisa lebih komplek dari yang sekadar diketahui umum," ujarnya kepada Tribun di Samosir, Senin (25/2/2019).

Karenanya, kata Thompson Forum diskusi terbatas (Forditas) lanjutan mengenai dinasti dan sosok Sisingamangaraja akan digelar Balai Arkeologi (Balar) Sumatra Utara (Sumut) Jalan Seroja Raya Tanjung Selamat, Medan, Selasa (26/2/2019) pukul 15.00 WIB.

Disebutnya, sebelumnya Jumat (25/1/2019) lalu diskusi mengambil tema "Asal Usul Dinasti Sisingamangaraja".

(jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved