Edukasi kepada Masyarakat, BMKG dan BPBD Uji Coba Sirene Tsunami di Pantai Barat Sumut

Kegiatan tersebut pun ditandai dengan bunyi aktivasi sirine Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTews).

Edukasi kepada Masyarakat, BMKG dan BPBD Uji Coba Sirene Tsunami di Pantai Barat Sumut
TRIBUN MEDAN/HO
Tower sirene BMKG di wilayah Tapanuli Tengah, Selasa (26/2/2019).

TRIBUN-MEDAN.com, TAPTENG - Dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya kawasan pantai barat di Sumatera Utara.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Tengah (Tapteng) melakukan ujicoba penyalaan sirene peringatan Tsunami.

Kegiatan tersebut pun ditandai dengan bunyi aktivasi sirine Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTews), untuk wilayah Pantai Barat Sumatera, Selasa (26/2/2019).

"Uji coba ini sengaja kami lakukan pada setiap bulan tepatnya di tanggal 26, selain untuk memperingati terjadinya bencana Tsunami Aceh tahun 2004, juga untuk mengedukasi masyarakat di wilayah Pantai Barat Sumatera, khususnya wilayah Tapteng," ujar Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Edison Kurniawan, Selasa (26/2/2019).

Lebih lanjut dikatakan Edison, dalam mendukung kegiatan ini, posisi server pengendali berada di Kantor BPBD Tapteng.

Sedangkan untuk posisi sirene berada di dua tempat, berbeda.

Adapun lokasinya yakni, masing-masing di Pandan tepatnya di halaman Kantor Bupati Tapteng, dan di Barus di halaman rumah dinas Camat Barus.

Edison menjelaskan, ujicoba aktivasi sirine dilaksanakan tepat pada pukul 10.05 WIB untuk di Pandan, dan pukul 10.08 WIB di Barus dengan kondisi ON (berbunyi) yang dilaksanakan oleh Teknisi dari BMKG dan BPBD Tapteng.

"Agar masyarakat lebih memahami dan mengerti bahwa Sirene InaTews yang ada di Wilayah Pantai Barat merupakan bagian dari perangkat Early Warning System yang dibangun untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat jika terjadi potensi Tsunami," jelasnya.

Oleh karenanya, sambung Edison, jika ada peringatan dini Tsunami dan dilanjutkan dengan aktivasi sirene InaTews, maka masyarakat pantai barat Sumatera, khususnya di wilayah Tapteng, Sibolga agar segera melakukan evakuasi mandiri dengan mengikuti jalur evakuasi yang sudah dibuat oleh BPBD setempat.

"Untuk itu, BMKG, BPBD dan Pemda Tapanuli Tengah berharap agar segala upaya yang telah dilaksanakan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, agar terhindar dari bencana yang diakibatkan oleh gempa bumi dan Tsunami," pungkasnya.

(mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved