Harga Ikan Turun di Pasar Ikan Cemara Medan

soalnya ada ikan dari Aceh makannya pasokan ikan melimpah. Yang paling dominan turunnya itu ikan dencis besar dan tongkol

Harga Ikan Turun di Pasar Ikan Cemara Medan
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Susana jual beli ikan di Pasar Ikan Cemara, Medan. Harga ikan menurun sejak setengah bulan lalu. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pasokan ikan segar bertambah, harga jual ikan pun menurun di Pasar Ikan Cemara, Jalan Cemara, Pulo Brayan Darat II, Medan, Selasa (26/2/2019).

Pedagang ikan, Marihot mengatakan harga ikan di Pasar Ikan Cemara ini mengalami penurunan, di antaranya ikan gembung yang dibanderol 15 ribu per kilogram (kg), Kakap senilai Rp 20 ribu per kg, dan ikan tongkol dibanderol Rp 18 ribu per kg.

"Iya, harga ikan menurun, soalnya ada ikan dari Aceh makannya pasokan ikan melimpah. Yang paling dominan turunnya itu ikan dencis besar dan tongkol," ujar Marihot.

Sementara bagi masyarakat yang ingin membeli ikan berkualitas, ia menyarankan datang ke TPI (Tempat Pelelangan Ikan) pagi hari karena TPI biasanya mulai dibuka pukul 03.00 WIB.
"Kalau pagi-pagi itu memang biasanya harga ikan lebih tinggi karena ikannya pilihan," ucapnya.

Namun jika ingin mendapatkan harga lebih murah, bisa datang agak siang. “Ikan yang ada mungkin sisa dari ikan pilihan kalau pembeli datangnya siang. Jadi harganya lebih murah semakin siang harinya," kata Marihot.

Menurutnya di sisi lain, harga ikan murah disebabkan adanya pasokan ikan dari Nangroe Aceh Darusalam yang melimpah.

Sementara itu pedagang eceran ikan, Susan mengatakan harga ikan memang menurun dalam setengah bulan terakhir. Meskipun begitu permintaan akan ikan, dianggap masih stabil.

"Harga ikan memang menurun, sebulan terakhir, tapi permintaan konsumen akan ikan masih seperti biasanya," ucap Susan.

Ia menjual beberapa jenis ikan diantaranya ikan gembung, bawal, udang, ikan kakap, dencis, dan sebagainya. "Harapan saya semoga harga ikan bisa stabil," kata Susan.

Salah satu pembeli ikan, Rosita mengatakan saat ini, ia lebih senang membeli ikan laut karena harganya lebih murah dibanding harga daging. Selain itu, keluar­ganya juga senang mengonsumsi ikan diban­dingkan daging.

“Harga ikan cukup terjangkau, hari ini saya membeli tiga jenis ikan, ada kakap, tongkol dan gembung. Semoga harga ikan bisa tetap terjangkau, jadi lebih hemat," ucap Rosita.

Dalam kesempatan yang berbeda, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Provinsi Sumatera Utara, Mulyadi Simatupang mengatakan kemungkinan penyebab harga ikan turun karena melimpahnya tangkapan ikan di NAD (Nangro Aceh Darussalam).

"Alat penangkapan ikan disana yang belum selektif artinya masih banyak trawl yang beroperasi. tetapi ini baru dugaan saja atau pengawasannya yang belum ketat sedangkan kalau di Sumut (Sumatera Utara), kita akui mungkin masih ada nelayan yang mengoperasikan alat tangkap ikan yang dilarang seperti trawl tetap jumlah dan persentasenya sudah sangat kecil karena pengawasan kita sudah lebih meningkat sesuai
Permen KP (Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan) 71/2016 tentang jalur penangkapan ikan dan penempatan alat penangkapan ikan," ucap Mulyadi.

(nat/Tribun-Medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved