Akhyar Ajak Pengurus dan Anggota PHDI Peran Aktif Dukung Program Pemko Medan

Keberadaan organisasi Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) di Kota Medan semakin menambah warna keberagaman suku dan agama di Kota Medan.

Akhyar Ajak Pengurus dan Anggota PHDI Peran Aktif Dukung Program Pemko Medan
TRIBUN MEDAN/HO
Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi pada acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-60 sekaligus Pelantikan PHDI periode 2018-2023 di Hotel Le Polonia Jalan Sudirman Medan, Minggu (24/2) malam. 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Keberadaan organisasi Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) di Kota Medan semakin menambah warna keberagaman suku dan agama di Kota Medan. Sebab, PHDI sebagai wadah perkumpulan umat Hindu di Kota Medan dirasakan telah banyak memberikan sumbangsih bagi pembangunan di ibukota Provinsi Sumatera Utara.

Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Medan Ir H  Akhyar Nasution MSi pada acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-60 sekaligus Pelantikan PHDI periode 2018-2023 di Hotel Le Polonia Jalan Sudirman Medan, Minggu (24/2) malam.

Oleh karenanya melalui momentum pelantikan  ini, Wakil Wali Kota berharap agar PHDI dapat terus berperan aktif dan proaktif dalam upaya memajukan Kota Medan,  salah satunya bisa diwujudkan dengan mendukung setiap program pembangunan yang dilaksanakan Pemko Medan.

Wakil Wali Kota selanjutnya menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas HUT sekaligus pelantikan pengurus PHDI periode 2018-2023  tersebut. Diinginkannya, pengurus  yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dengan baik dan menjaga kepercayaan umat Hindu dengan tangan terbuka, serta dapat membesarkan PHDI di Kota Medan sehingga terus eksis dalam bekerja dan berkarya.

“Saya berharap saudara-saudara  dapat menjalankan amanah yang telah dipercayakan umat Hindu yang ada di Kota Medan ini. Jangan terlarut dalam kesenangan semata, saudara dituntut memberikan kontribusi nyata untuk membesarkan nama PHDi agar lebih maju dan berkembang ke depannya. Di samping itu keberadaan PHDI harus dapat memberikan manfaat bagi anggota maupun umat hindu yang ada di Kota Medan,”  kata Wakil Wali Kota.

Selanjutnya Akhyar tak lupa berharap agar seluruh pengurus dan anggota PHDI Kota Medan agar berperan aktif dan bersama-sama mendukung program Pemko Medan, salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal  dan tidak membuang sampah sembarangan.

Dengan tidak  buang sampah sembarangan, jelas Akhyar,  berarti mendukung program yang tengah gencar dilakukan Pemko Medan. Sebab, persoalan sampah bukan  tanggung jawab Pemko Medan semata tetapi harus mendapat dukungan seluruh lapisan masyarakat, termasuk umat Hindu yang ada di Kota Medan.

“Jadi saya berharap agar pengurus dan anggota PHDI  mampu mengajak masyarakat untuk menumbuhkan kesadarannya agar tidak buang sampah sembarangan walau dalam skala terkecil sekalipun. Dengan dukungan penuh masyarakat, persoalan sampah pasti dapat kita atasi,” ungkapnya.

Atas dasar itulah papar Akhyar, pola pikir masyarakat harus diubah terlebih dahulu. Artinya, masyarakat jangan hanya terikat dan takut pada aturan melainkan harus menanamkan kesadaran dan kultur itu dalam hati. Dengan demekian dimana pun berada bilang Akhyar, perbuatan baik  akan selalu dilakukan. Akhyar mencontohkan orang Jepang, mereka selalu menerapkan disiplin diri sebagai kultur dimanapun berada.

Dalam kesempatan itu, Akhyar pun menyampaikan permintaan maaf mengingat dirinya tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat Kota Medan agar tidak buang sampah sembarangan dan mewadahi sampah rumah tangganya. Hal itu dilakukan semata-mata agar masyarakat mengerti dan senantiasa hidup bersih sehingga keinginan menjadikan Kota Medan bersih sampah dapat terwujud.

"Saya tak bosan untuk mengingatkan dan mengajak saudara semua untuk turut berperan agar Kota Medan bersih. Saya memang cerewet dalam hal ini, sebab semua ini saya lakukan agar Kota Medan bersih sampah segera terwujud. Bukan kami tidak mau menjatuhkan sanksi tegas terhadap pembuang sampah sembarangan, itu terlalu kejam,” pungkasnya.

Peringatan HUT ke-60 sekaligus pelantikan pengurus PHDI periode 2018-2023 ditandai dengan pemotongan tumpeng serta pembacaan surat keputusan. Setelah itu dilanjutkan dengan pemakaian pomade kepada Wakil Wali Kota disaksikan perwakilan Kapolda Sumut Kombes Pol Dr A Nyoman Eddy Purnama Wirawan,  Ketua PHDI Pusat Bidang Lingkungan Hidup dan SDM Astono Chandra Dana, Ketua PHDI Sumut S Siwaji Raja, Pembinas Hindu Provsu Antoni Kuil Sembiring, Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono, Kabag Agama Adlan, Ketua PHDI Kota Medan Surya serta  anggota PHDI Kota Medan. (EMS)

Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved