TRIBUNWIKI: Ini Satu-satunya di Kota Medan Tempat Jual Buku Bekas dengan Harga Murah!

Pedagang buku tersebut pertama kali berjualan di daerah Titi Gantung, Jalan Kereta Api, yang merupakan satu di antara Ikon kota Medan.

TRIBUNWIKI: Ini Satu-satunya di Kota Medan Tempat Jual Buku Bekas dengan Harga Murah!
Tribun Medan/Akhyar Giantoro
Toko Buku Bekas di Lapangan Merdeka Medan, tepat di depan Stasiun Besar Kereta Api, Jalan Kereta Api, Kota Medan, Kamis (28/2/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Bagi Anda penggemar koleksi buku, novel, majalah dan juga bagi kami yang suka membaca. Jika datang ke Kota Medan, tak perlu bingung mencari buku bekas atau dikatakan buku terbitan era Balai Pustaka maupun sebelumnya bahkan buku baru.

Lokasinya di Jalan Kereta Api, Medan, tepat di hadapan Satsiuan Besar Kerata Api Kota Medan. Di sini tersedia lengkap buku-buku bekas yang murah.

Tempat ini biasanya disebut di kalangan masyarakat dan Mahasiswa serta pelajar Kota Medan dengan sebutan toko Buku Titi Gantung (Tigan).

Hal ini dikarenakan, pedagang buku tersebut pertama kali berjualan di daerah Titi Gantung, Jalan Kereta Api, yang merupakan satu di antara Ikon kota Medan.

"Itu pertama kali dimulai di titi gantung pada tahun 1960, sampai tahun 2003 lalu pindah," kata Donal yang merupakan satu di antara pedagang buku tersebut, Kamis, (28/2). 

Tahun 2003 pindah ke samping Tanah Lapang Merdeka Medan tepatnya di bawah, Jalan Bukit Barisan, karena adanya kebijakan dari Wali Kota Medan pada massa itu, Afdillah. 

Sampai tahun 2013, toko buku yang dikenal toko buku Tigan ini dipindahkan lagi, karena ada suatu kebijakan Wali Kota Medan pada saat itu, Rahutman. 

"kami dipindahkan ke Jalan Penggadaian pada tahun 2013. Kemudian, sampai tahun 2017 kami dipindahkan lagi ke semula, di Jalan Kerata Api ini dengan bentuk toko yang permanen dan bertingkat. bagitu juga dengan sebutan yang sama, toko buku Tigan," ucapnya.

Satu di antara pengunjung toko buku tersebut, bernama Mika seorang mahasiswa Universitas Sumatera Utara, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia mengatakan bahwa keberadaan pedagang toko buku bekas ini sangat membantu para mahasiswa yang sedang menyusun skripsinya. 

"Ya, di sini masih menyediakan buku-buku bekas tetapi masih kelihatan cantik. Jika buku terbitan tahun lama atau tahun uda tak enak, Saya mencari bukunya di sini karena di toko buku lain wtidak ada," ucap Mika. 

Halaman
12
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved