Wali Kota Medan Tutup Rapat Kerja Pembangunan Kota Tahun 2019

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menutup Rapat Kerja Pelaksanaan Program/Kegiatan Pembangunan Kota

Wali Kota Medan Tutup Rapat Kerja Pembangunan Kota Tahun 2019
TRIBUN MEDAN/HO
Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menutup Rapat Kerja Pelaksanaan Program/Kegiatan Pembangunan Kota di Hotel Grand Aston Medan, Rabu (27/2/2019). 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menutup Rapat Kerja Pelaksanaan Program/Kegiatan Pembangunan Kota di Hotel Grand Aston Medan, Rabu (27/2/2019). Forum ini diharapkan dapat memberikan pemahaman akan target yang telah ditetapkan. Di samping itu forum ini juga akan dijadikan sebagai alat ukur guna mengevaluasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

Rapat kerja ini berlangsung mulai sejak pagi hingga maghrib menghadirkan seluruh staf ahli, asisten, pimpinan OPD, kepala bagian,  camat, lurah,  Kepala UPT dan puskesmas se-Kota Medan. Wali Kota berharap hasil rapat dapat membuat seluruh OPD melaksanakan program kegiatan dan APBD Tahun 2019 yang tepat waktu dan sasaran serta berkualitas sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya yakin dengan komitmen dan kebersamaan seluruh aparatur  lingkungan Pemko Medan, insya Allah segala yang kita rencanakan akan menghasilkan output yang lebih baik dari tahun sebelumnya,’’ kata Wali Kota.

Sebelum menutup rapat, Wali Kota menyampaikan  beberapa hal yang harus segera dilaksanakan guna percepatan pelaksanaan program kerja di tahun 2019. Pertama, Wali Kota minta segera melakukan langkah-langkah persiapan agar pelaksanaan program kegiatan tahun 2019 sesuai dengan jadwal dan target yang direncanakan. Dengan demikian tidak ada lagi kegiatan yang menumpuk pada triwulan tertentu atau pada akhir tahun anggaran.

Yang kedua, Wali Kota minta tidak ada lagi kegiatan yang tertunda akibat hal-hal yang tidak terantisipasi karena semuanya telah dibahas dalam rapat tersebut. Kemudian ketiga, Wali Kota menginstruksikan segera melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. “Pengadaan barang dan jasa haruslah tepat guna dan tepat sasaran, sehingga tidak ada kegiatan yang tidak jelas manfaatnya dan menjadi sia-sia,” tegasnya.

Sedangkan yang keempat, Wali Kota minta seluruh jajarannya membangun sinergi dan kebersamaan lintas OPD, sehingga program dan kegiatan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya tanpa adanya kendala birokrasi yang berbelit-belit dan menghambat proses pelaksanaannya.

Yang terakhir, Wali Kota minta kepada OPD yang mengelola pajak dan retribusi daerah maupun mengelola pendapatan daerah ditekankan agar fokus pada tugas dan tanggung jawab guna pencapaian target yang ditetapkan. ‘’Lakukan langkah-langkah pelaksanaan sebagaimana yang telah saudara sampaikan dan diskusikan pada forum ini. Semoga target pendapatan tercapai dan seluruh pembiayaan program kegiatan tahun 2019 dapat terealisasi secara maksimal,’’ pungkasnya.

Dalam penutupan rapat tersebut, Wali Kota juga berharap agar seluruh OPD dapat bekerja sesuai pedoman yang berlaku sehingga rencana kerja di tahun 2019 yang sudah ditetapkan di APBD untuk segera direalisasikan. Oleh karenanya masing-masing OPD mengevaluasi kinerja masing-masing agar lebih meningkat demi kemajuan kota di masa yang akan datang menjadi lebih konkrit.

“Kita juga mengharapkan masyarakat dapat memahami tugas dan tanggung jawab kita ini tidaklah mudah. Kita terus berupaya agar masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah di tengah-tengah kehidupan mereka. Salah satunya dengan memperbaiki pelayanan masyarakat di semua sektor serta melakukan perbaikan terhadap sarana dan prasarana. Semoga segala kerja ikhlas yang dilakukan mampu mendorong meningkatnya pendapatan perkapita kita demi majunya kota Medan yang kita cintai ini,’’ paparnya.

Sebelumya, Wali Kota sempat marah saat memasuki ruangan rapat. Pasalnya, banyak pimpinan OPD yang meninggalkan ruangan sebelum acara selesai. Dengan nada tinggi, Wali Kota kemudian menginstrusikan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan SDM untuk mengabsen kembali seluruh pimpinan OPD sehingga  diketahui siapa saja yang meninggalkan ruangan.

Saya sangat kecewa sebab hal tersebut menunjukan seolah kurangnya kedisplinan dan kepedulian pimpin OPD terhadap tanggung jawabnya, padahal baru hanya diminta mengikuti rapat saja’’ ungkapnya kesal.

Sebagai tindak lanjut, Wali Kota menekankan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan untuk lebih disiplin, salah satunya dengan mengikuti apel pagi. ‘’Saya tidak ingin lagi mendengar bahwa banyak ASN yang jarang mengikuti apel pagi. Tidak hanya di kantor Sekretariat, tapi juga di semua kantor dinas di lingkungan Pemko Medan. Jika kebiasaan buruk ini terus dilakukan, kemungkinan bisa saja Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) seluruh ASN akan dikurangi sebagai dampak dari ketidakdisiplinan tersebut,’’ imbuhnya.

Untuk itu, Wali Kota berharap agar seluruh ASN di lingkungan Pemko Medan kembali rutin mengikuti apel pagi. Sebab, hal tersebut menunjukan tanggung jawab seorang abdi negara. Disamping itu pula, Wali Kota berpesan agar seluruh ASN tidak hanya sekedar datang, lalu mengisi kehadiran melalui finger print kemudian pulang. Tapi ASN harus mampu menunjukan loyalitas, tanggung jawab dan dedikasinya atas pekerjaan masing-masing. (H/KU)

Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved