Advertorial

Yayasan Perguruan Katolik Don Bosco Keuskupan Agung Medan Kembangkan Potensi Siswa dari Olimpiade

Kembangkan potensi siswa menjadi generasi edukatif, kreatif dan kompetitif Yayasan Perguruan Katolik Don Bosco Keuskupan Agung Medan

Yayasan Perguruan Katolik Don Bosco Keuskupan Agung Medan Kembangkan Potensi Siswa dari Olimpiade
TRIBUN MEDAN/HO
PARA JUARA - Para pemenang Olimpiade Sains YPK Don Bosco KAM Tingkat SD, SMP dan SMA saat berfoto bersama setelah penyerahan hadiah. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Nanda Rizka S Nasution

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Kembangkan potensi siswa menjadi generasi edukatif, kreatif dan kompetitif Yayasan Perguruan Katolik Don Bosco Keuskupan Agung Medan adakan Olimpiade Sains YPK Don Bosco KAM Tingkat SD, SMP dan SMA, Sabtu (24/2/2019). Ketua Panitia Drs Rafael Sitanggang MSi saat ditemui di SMA Santo Thomas Medan mengatakan ini adalah kali pertama YPK Don Bosco mengadakan olimpiade.

"Tadinya ini digabung dengan Pesta Olahraga dan Seni (Porseni). Karena Porseni dengan olimpiade banyak kegiatan, jadi kita coba buat tersendiri. Ini pertama kali digelar tersendiri," katanya kepada Tribun.

Olmpiade ini diikuti sebanyak 2430 siswa yang datang dari Kabanjahe, Seribu Dolok, Siantar, Balige, Medan, Tebingtinggi atau seluruh SD, SMP dan SMA YPK Don Bosco KAM seluruh Sumatera Utara.

PARA JUARA - Para pemenang Olimpiade Sains YPK Don Bosco KAM Tingkat SD, SMP dan SMA saat berfoto bersama setelah penyerahan hadiah.
PARA JUARA - Para pemenang Olimpiade Sains YPK Don Bosco KAM Tingkat SD, SMP dan SMA saat berfoto bersama setelah penyerahan hadiah. (TRIBUN MEDAN/HO)

"Dengan adanya olimpiade, kita bisa meningkatkan kreativitas siswa, kebersamaan dan potensi mereka serta mengerti masa depan," katanya.

Laki-laki yang juga sebagai Kepala Sekolah SMA Katolik Budi Murni 2 mengatakan, selain pelaksaan olimpiade yang diadakan di SMA dan SMP Santo Thomas 1 serta SMP Santo Thomas 4, juga ada kegiatan hiburan yang diisi oleh sekolah terdekat. Mereka akan menghibur sebelum olimpiade berlangsung.

Kegiatan berlangsung selama dua gelombang. Yang pertama pada pukul 09.00 - 11.00 WIB dan 13.00 - 15.00 WIB. Adapun mata pelajaran yang diujikan adalah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Matematika (MM) untuk Sekolah Dasar (SD). IPA, MM dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sementara bagi siswa Sekolah Menengah Atas ada MM, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Geografi, Astronomi, Kebumian dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

"Kegiatan kali ini bekerja sama dengan Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia (POSI). Untuk membuat soal dan memeriksa, semuanya dari POSI. Kami tinggal menerima pengumuman. Biar fairplay, lebih enak begitu. Kalau dari Bimbingan Belajar (Bimble), mana tahu dia sudah di bimbel di situ," tambah Rafael.

Para siswa yang diikutkan dalam olimpiade ini, dikatakannya, harus memiliki syaratnya yang masing-masing ditentukan oleh sekolah. Kegiatan ini juga telah dipersiapkan dari bulan Desember 2018 oleh panitia. Para siswa yang ujian diawasi oleh para guru dari Santo Thomas dan Santo Josep.

"Semoga seluruh siswa termotivasi untuk belajar dan ciptakan kebersamaan. Kalau sudah bersama, mereka termotivasi, bisa melihat perbandingan antar sekolah," katanya.

Kegiatan olimpiade yang mengikutsertakan 29 SD, 31 SMP dan 27 SMA ini akan direncananakan diadakan setiap tahun.

Ketiga Juara Mendapat Medali Emas

Jika biasanya juara satu mendapatkan medali emas, juara dua mendapatkan perak dan tempat ketiga mendapatkan perunggu, maka, lain halnya dengan Olimpiade Sains YPK Don Bosco KAM Tingkat SD, SMP dan SMA. Semua juara pertama, kedua dan ketiga mendapatkan medali emas.

"Per mata pelajaran, juara satu dua dan tiga mendapatkan medali emas ditambah dengan uang tunai. Uang tunainya berbeda di kejuaraan SD, SMP dan SMA," kata Ketua Panitia Drs Rafael Sitanggang MSi.

Selain medali dan uang tunai, mereka juga mendapatkan sertifikat. Medali perak juga diberikan. Tetapi kepada lima orang selanjutnya dan medali perunggu kepada tujuh orang diurutan nilai.
(cr17/tribun-medan.com)

Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved