Dua Mesin Pencetakan e-KTP sedang Diperbaiki, Disdukcapil Asahan Upayakan Pencetakan di Jakarta

maka pihaknya berupaya mengirimkan sebagian data milik warga yang telah merekam e-KTP ke Kemendagri di Jakarta.

Dua Mesin Pencetakan e-KTP sedang Diperbaiki, Disdukcapil Asahan Upayakan Pencetakan di Jakarta
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Kadisdukcapil Asahan, Supriyanto yang ditemui di kantornya, Jalan Lintas Sumatera, Kisaran pada Jumat (1/3/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Dua dari tiga mesin printer pencetak e-KTP milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Asahan sedang mengalami perbaikan (service).

Hal itu membuat penerbitan e-KTP milik penduduk Kabupaten Asahan sedikit mengalami kendala karena hanya satu mesin printer yang berfungsi dalam tiga pekan terakhir.

Kepala Disdukcapil Asahan, Supriyanto mengatakan, agar masyarakat segera memiliki kartu identitas kependudukan tersebut, maka pihaknya berupaya mengirimkan sebagian data milik warga yang telah merekam e-KTP ke Kemendagri di Jakarta.

"Kami terus melakukan pencetakan e-KTP di Asahan dan di pusat, sebab ada dua mesin pencetakan yang masih di service, diperkiran selesai diservice tanggal 5 Maret nanti" kata Supriyanto, di kantornya, Jumat (1/3/2019).

Sementara, Suprianto menyebutkan setiap harinya data milik masyarakat dari 25 Kecamatan yang ada di Kabupaten Asahan terus masuk ke dalam base.

Ia menambahkan, saat ini ada 38 ribu lebih data masyarakat Kabupaten Asahan yang belum tercetak, meski ketersediaan blangko e-KTP masih memadai.

"Disini ada juga yang kami cetak, sekitar 20 ribu keping e-KTP. Sisanya 38 ribu data lain masuk daftar tunggu, sebagian kami cetak disini sebagian lagi di pusat," sebutnya.

Apalagi pelaksanaan Pemilu tinggal menghitung hari dan akan berlangsung pada Rabu, 17 April 2019 mendatang. Sehingga perlu dilakukan upaya, agar masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS).

Supriyanto pun mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Asahan yang telah memenuhi syarat untuk memiliki e-KTP, agar segera datang ke kantor-kantor kecamatan terdekt untuk melakukan perekaman data identitas diri.

Selain untuk Pemilu juga untuk menyukseskan program pemerintah yang menargetkan percepatan program Single Identity Number (SIN) tahun 2019.

"Kebanyakan masyarakat kan ngurus kartu identitas kalau sudah terdesak, bukan jauh-jauh hari. Jadi kami imbau untuk melakukan perekaman, agar e-KTP-nya bisa dicetak," pungkasnya.

(ind/tribun-medam.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved